
LEPASNEWS.COM BONE – Dalam rangka penerimaan Anggota Baru Dewan Saka Bahari cabang Bone 2025, Panitia pelaksana mengundang Forbes Anti Narkoba Bone hadir sebagai narasumber Tentang Bahaya Narkoba bagi generasi muda, di halaman parkiran pelabuhan Rakyat Bajoe Sabtu (01/11/2025) sore
Deketahui kegiatan tersebut di ikuti 25 orang peserta, mereka pun antusias mengikuti materi bahaya narkoba yang dibawakan ketua III Forbes Anti Narkoba Akmal Kimal.
Dalam pemaparan materi tersebut Akmal kimal mengajak para peserta untuk menjauhi narkoba serta berpartisipasi dalam melakukan edukasi dan sosialisasi kepada siapapun bahwa narkoba sangat berbahaya untuk dikonsumsi apalagi bagi kalangan anak remaja usia sekolah.

” Mari kita berkomitmen bersama, bergerak bersama untuk melawan segala bentuk peredaran narkoba, karna narkoba adalah kejahatan yang luar biasa, musuh negara , musuh kita semua sehingga jangan memberi ruang pada para pelaku baik bandar Narkoba, penjual, kurir dan pemakai narkoba ” tegasnya
“Jangan apatis mari kita tingkatkan rasa peduli antar sesama untuk menyelamatkan saudara, sahabat , keluarga, agar tidak terkondisi dengan Narkoba laporkan kepada pihak kepolisian atau pemerintah setempat jika ada Peredaran narkoba dilingkungan sekitar” tegasnya
” Dengan cara kita peduli maka dipastikan bahwa Peredaran narkoba khususnya di Kabupaten Bone akan terkikis sedikit demi sedikit hingga dengan semangat perjuangan Bone Zero Narkoba ” jelasnya
Lebih jauh Akmal Kimal menyampaikan bahwa sosialisasi ini tidak hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga bentuk silaturahmi dengan para junior di Saka Bahari, tempat ia pernah menimba pengalaman organisasi.
“ini ajang silaturahmi saya dengan adik-adik di Saka Bahari. Saya juga alumni, ikut Latsar angkatan 1. Tadi yang hadir juga ada dari Latsar 16 dan 17,” ujar Akmal saat ditemui usai kegiatan.
Selain penyuluhan, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembagian stiker kampanye anti narkoba kepada para peserta dan pengunjung pelabuhan.
Stiker tersebut berisi pesan moral dan ajakan menjauhi narkoba, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran publik tentang bahaya penyalahgunaan zat terlarang.
Divisi Humas FORBES Bone, Ippank Ijonk, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda berkelanjutan organisasi dalam menyebarkan pesan positif ke berbagai lapisan masyarakat.
Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar rutin di berbagai titik keramaian seperti sekolah, terminal, dan kawasan wisata.
“Kami ingin menjangkau lebih banyak kalangan muda agar sadar betapa pentingnya hidup sehat tanpa narkoba,” tegasnya.
Kegiatan sosialisasi ini mendapat apresiasi dari para anggota Saka Bahari Bone, yang menilai bahwa pendekatan santai di ruang terbuka seperti Pelabuhan Bajoe efektif menarik perhatian masyarakat.
Dengan sinergi antara organisasi pemuda dan lembaga sosial, Bone diharapkan dapat menjadi daerah yang kuat menghadapi ancaman narkotika dan tumbuh sebagai wilayah dengan generasi sehat, produktif, dan berintegritas.











