
LEPASNEWS COM BONE – Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., pulang kampung di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan menghadiri Hari Amal Bakti(HAB) Kementerian Agama tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (07/01/2026).
Dalam agenda tersebut, Kabupaten Bone menjadi tuan rumah pelaksanaan puncak HAB yang dipusatkan di Lapangan Merdeka, Kota Watampone.
Hasil pantauan Redaksi LepasNews com Kegiatan ini, diperkirakan diikuti sekitar 40.000 peserta yang berasal dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan
Selanjutnya setelah pawai HAB dilaksanakan akan digelar berbagai lomba kegiatan olah raga antar kantor Kemenag Sesulawsei selatan yang diagendakan tanggal 7 hingga 10 Januari 2026.
Sebelum kegiatan Pawai HAB dilaksanakan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bone Hj. Maryam A. Asman, bersama Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., serta Wakil Ketua TP PKK Hj. Maya Damayanti A. Akmal, menyambut kedatangan Menteri Agama di Rujab Bupati Bone.
Menteri Agama RI hadir didampingi istri, Helmi Halimatul Udhma. Kunjungan tersebut merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Bone kota Watampone
Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar mengucapkan rasa syukur dihadapan Ribuan peserta dapat melaksanakan Hari Amal Bakti di kampung halamannya.
“Alhamdulillah yang selalu saya rindukan keluarga besar Sulawesi Selatan khsususnya Kabupaten Bone, tempat kelahiran saya,” kata Menteri Agama RI kelahiran Ujung, Kecamatan Dua Boccoe ini.
Dia menyampaikan bahwa Hari Amal Bakti bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian, toleransi, serta persatuan dalam kehidupan berbangsa dan beragama.
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bone sebagai tuan rumah pelaksanaan Hari Amal Bakti tingkat provinsi.
Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam meningkatkan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
Kepala kantor Kementerian Agama Bone H.Abd Rafik menyampaikan dalam amanatnya, Menteri Agama menegaskan bahwa peringatan 80 tahun Kementerian Agama menjadi momentum refleksi atas peran strategis Kemenag sebagai penjaga nalar keagamaan dalam bingkai kebangsaan.
Kerukunan umat beragama, menurutnya, tidak cukup dimaknai sebagai ketiadaan konflik, melainkan harus diwujudkan dalam bentuk sinergi produktif yang mampu merajut perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial menjadi kekuatan bersama untuk mendorong kemajuan bangsa.
Pelaksanaan HAB di Bone berlangsung meriah dan tertib, dengan pengamanan serta dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait.(*)










