
LEPASNEWS.COM BONE – Senyum bahagia dan rasa haru menyelimuti wajah puluhan mahasiswa saat menerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Usulan masyarakat di Kabupaten Bone.
Bagi sebagian mahasiswa, bantuan tersebut bukan sekadar beasiswa. Di balik lembar Surat Keputusan (SK) yang diterima, tersimpan harapan besar untuk tetap bertahan di bangku kuliah di tengah keterbatasan ekonomi keluarga.
Sejumlah penerima mengaku sempat dihantui kekhawatiran tidak mampu melanjutkan pendidikan akibat tingginya biaya kuliah dan kebutuhan hidup selama menempuh studi.
Namun, hadirnya program KIP Kuliah Usulan Masyarakat dari buah perjuangan Puang Amure menjadi secercah cahaya yang menghidupkan kembali mimpi mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut, Puang Amure menyampaikan harapan besar kepada seluruh mahasiswa penerima KIP Kuliah Usulan Masyarakat agar memanfaatkan bantuan pendidikan tersebut dengan sebaik-baiknya.
Menurutnya, KIP Kuliah bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, melainkan amanah yang harus dijaga melalui kesungguhan belajar, kedisiplinan, dan prestasi akademik yang membanggakan.
“Saya berharap adik-adik mahasiswa penerima KIP Kuliah dapat fokus menyelesaikan pendidikan tepat waktu, terus meningkatkan prestasi, serta menjadi generasi yang berakhlak baik dan bermanfaat bagi masyarakat” Jelas Andi Muawiyah Ramly
Lebih jauh menyampaikan ” Jangan pernah menyerah karena keterbatasan ekonomi. Jadikan pendidikan sebagai jalan untuk mengubah masa depan diri, keluarga, dan daerah,” ujar Puang Amure.
“Pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan, dan kami akan terus berupaya menghadirkan program yang memberi kesempatan kepada generasi muda untuk terus belajar dan berkembang,” ucapnya
Suasana penyerahan bantuan berlangsung penuh kehangatan. Para mahasiswa tampak antusias saat menerima SK dan sertifikat penerima manfaat.
Momen tersebut menjadi bukti nyata komitmen dalam memperjuangkan akses pendidikan bagi generasi muda, khususnya mereka yang memiliki prestasi akademik namun terkendala kondisi ekonomi.
Program KIP Kuliah Usulan Masyarakat j ini diharapkan mampu meringankan beban mahasiswa dan orang tua, sekaligus membuka peluang lahirnya sumber daya manusia unggul dari daerah.(*)







