Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang Timpa Kabel Listrik dan Rumah Warga Team Emergency Center Turun Tangan 

Berita, Daerah, Peristiwa271 Dilihat

LEPASNEWS.COM BONE – Angin kencang disertai hujan deras melanda wilayah Kabupaten Bone pada  Hari Minggu 11 Januari 2026 , mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang dan menimpa kabel listrik, serta rumah warga.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WITA dan sempat mengganggu aktivitas warga serta arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Menurut keterangan warga, angin kencang mulai bertiup sejak siang hari. Pohon yang berada di tepi jalan diduga tidak mampu menahan terpaan angin sehingga akhirnya tumbang. Pohon tersebut menimpa jaringan kabel listrik yang melintang di jalan, menyebabkan kabel putus dan menjuntai ke badan jalan dan juga menimpah rumah warga sehingga mengalami kerusakan

Mengetahui kejadian tersebut, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung turun tangan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Satpol PP melakukan pengamanan area dan pengaturan lalu lintas guna mencegah warga mendekati kabel listrik yang berpotensi membahayakan, sementara BPBD fokus pada proses evakuasi pohon tumbang.

Ketua Team Team Emergency Center Akbar,mengatakan, bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, aliran listrik di beberapa wilayah sekitar sempat mengalami pemadaman dan aktivitas warga terganggu.

“Petugas langsung bergerak cepat untuk memastikan keselamatan warga dan mempercepat penanganan di lapangan. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi,” ujarnya.

Setelah proses evakuasi selesai, pohon tumbang berhasil disingkirkan dari badan jalan dan kabel listrik mulai diperbaiki. Arus lalu lintas kembali normal dan situasi di lokasi kejadian berangsur kondusif.

Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan pohon rawan tumbang atau kondisi berbahaya lainnya, khususnya di tengah cuaca ekstrem yang masih melanda sejumlah wilayah(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *