LEPASNEWS.COM BONE – Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone menggelar kegiatan Konsolidasi Pemantapan Kegiatan Luring Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026, Rabu (03/06/2026)
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pengawasan partisipatif masyarakat menuju Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029 yang berintegritas dan bermartabat.
Kegiatan konsolidasi diikuti oleh pimpinan dan jajaran sekretariat Bawaslu Bone yang terlibat dalam pelaksanaan program P2P.
Melalui forum ini, peserta melakukan penyamaan persepsi terkait teknis pelaksanaan, materi pembelajaran, mekanisme pendampingan peserta, serta strategi penguatan kapasitas kader pengawas partisipatif di Kabupaten Bone.
Ketua Bawaslu Bone Alwi, SE dalam arahannya menyampaikan bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan program strategis Bawaslu untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses demokrasi.
Program P2P Tahun 2026 mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat”, sebagai bagian dari program prioritas nasional Bawaslu dalam mempersiapkan ekosistem pengawasan partisipatif menuju Pemilu 2029″. Jelasnya
Menurutnya, pengawasan partisipatif tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif masyarakat.
Oleh karena itu, melalui P2P diharapkan lahir kader-kader pengawas partisipatif yang memiliki pemahaman, keterampilan, dan komitmen dalam melakukan pencegahan pelanggaran serta edukasi kepemiluan di lingkungan masing-masing.
Dalam konsolidasi tersebut juga dibahas kesiapan pelaksanaan kegiatan luring yang meliputi agenda pembelajaran, metode diskusi kelompok, simulasi pengawasan, serta rencana tindak lanjut pasca pendidikan.
Kegiatan luring diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan efektif bagi peserta dalam memahami tugas dan fungsi pengawasan partisipatif.
Program Pendidikan Pengawas Partisipatif dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan tentang kepemiluan, pengawasan tahapan pemilu, pencegahan pelanggaran, penyelesaian sengketa proses pemilu, serta penguatan jaringan pengawasan partisipatif di masyarakat.
Melalui kegiatan konsolidasi ini, Bawaslu Bone menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif yang berkualitas, sehingga mampu mencetak kader-kader pengawas partisipatif yang kritis, berintegritas, dan berdampak bagi penguatan demokrasi di Kabupaten Bone. (*)















