Dari Hafalan Menuju Harapan, Rezki Ramadhani Yusran Raih Hadiah Berkat Hafalan 1,5 Juz Al-Qur’an di SD Inpres 3/77 Bukaka

LEPASNEWS.COM. BONE – Di tengah anggapan bahwa kemampuan menghafal Al-Qur’an hanya identik dengan madrasah atau pesantren, SD Inpres 3/77 Bukaka membuktikan bahwa sekolah dasar negeri juga mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi.

Salah satu buktinya adalah keberhasilan Rezki Ramadhani Yusran, siswa yang kini duduk di kelas VI, meraih hadiah sebesar Rp300.000 setelah menjadi pemilik hafalan Al-Qur’an tertinggi, yakni 1,5 juz, yang dibangun secara bertahap sejak kelas III hingga kelas V.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas ketekunan, kedisiplinan, dan istiqamah Rezki dalam mengikuti program hafalan Al-Qur’an yang diterapkan pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Inpres 3/77 Bukaka.

Program ini merupakan inovasi sederhana namun berdampak besar. Setiap kali pembelajaran PAI dimulai, siswa diajak menghafal ayat demi ayat selama beberapa menit sebelum memasuki materi pelajaran.

Kebiasaan yang dilakukan secara konsisten itu akhirnya mampu melahirkan siswa-siswa dengan hafalan Al-Qur’an yang membanggakan.

Guru Pendidikan Agama Islam SD Inpres 3/77 Bukaka, Azhar, S.S.Pd.I., M.Pd, menjelaskan bahwa gerakan tersebut dimulai sejak siswa berada di kelas III sebagai salah satu upaya menghapus kesenjangan kemampuan pendidikan agama antara sekolah negeri dan madrasah.

“Hafalan ini dimulai sejak anak-anak duduk di kelas III. Sebuah langkah yang kami tempuh untuk menghapus margin atau perbedaan, khususnya dalam pendidikan agama Islam antara sekolah negeri dan madrasah” jelasnya

“Karena itu, beberapa menit sebelum pembelajaran PAI dimulai, siswa menghafal ayat demi ayat di setiap pertemuan. Gerakan yang dilakukan secara konsisten ini mampu mencetak anak-anak yang memiliki hafalan lebih dari satu juz,” ujar Azhar.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa program tersebut lahir dari semangat keikhlasan. Pada awal pelaksanaannya, hadiah bagi siswa yang berprestasi berasal dari dana pribadi guru PAI.

Seiring berjalannya waktu, sistem pembinaan dikembangkan dengan memberikan konsekuensi edukatif bagi siswa yang belum menuntaskan target hafalan mingguan.

Dana dari mekanisme tersebut kemudian digunakan sebagai bentuk penghargaan bagi siswa yang berhasil mencapai target.

“Awalnya hadiah berasal dari uang pribadi guru PAI. Kemudian dananya diambil dari anak-anak yang lamban atau belum menuntaskan target hafalan mingguannya” ucapnya

Lanjut Azhar Sebaliknya, setiap minggu siswa yang setoran hafalannya lancar dan baik juga mendapatkan hadiah uang jajan Rp5.000 hingga Rp10.000 sebagai motivasi agar mereka semakin bersemangat menghafal Al-Qur’an,” tambahnya.

Keberhasilan Rezki menjadi bukti bahwa ketekunan yang dilakukan sedikit demi sedikit akan menghasilkan capaian yang luar biasa.

Selama tiga tahun mengikuti program tersebut, ia berhasil mengumpulkan hafalan hingga mencapai 1,5 juz Al-Qur’an, menjadikannya sebagai siswa dengan hafalan tertinggi di angkatannya.

Sementara itu, Kepala SD Inpres 3/77 Bukaka, Hj. Darmawati, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Rezki.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus membuktikan bahwa pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan dapat berjalan seiring dengan pendidikan akademik.

Ia berharap prestasi Rezki mampu menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk semakin mencintai Al-Qur’an, rajin belajar, disiplin, serta memiliki akhlak mulia.

Program pembiasaan menghafal Al-Qur’an ini juga diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak lahir generasi Qur’ani dari SD Inpres 3/77 Bukaka yang mampu mengharumkan nama sekolah, membanggakan orang tua, dan menjadi generasi penerus bangsa yang beriman, berilmu, dan berkarakter.

Prestasi Rezki Ramadhani Yusran mengajarkan bahwa keberhasilan tidak selalu lahir dari langkah besar. Justru dari ayat demi ayat yang dihafal setiap hari, dari ketekunan yang dijaga tanpa lelah, serta dari doa yang terus dipanjatkan, lahirlah sebuah prestasi yang membawa berkah.

Sekolah Dasar Inpres 3/77 Bukaka, Al-Qur’an bukan sekadar pelajaran, tetapi menjadi jalan untuk membentuk generasi yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan dengan cahaya iman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *