LEPASNEWS.COM BONE – Debat kandidat pertama yang dilaksanakan KPU Bone berlangsung tertib dan aman meski banyak riak riak antar pendukung Paslon Bupati Bone.
Dalam debat ketiga Paslon tersebut saling jawab pertanyaan serta tanggapan tanggapan yang sesuai dengan tema debat tersebut.
Menanggapi hal tersebut jubir Pasangan Tegak Lurus Asiz Alkatiri mengkritisi Pernyataan Andi Akmal Pasluddin Paslon Nomor Urut 3 di debat semalam Rabu 30/10/2024 di hotel Novena.
“mengatakan pasangan Tegak lurus akan memajaki rakyat itu adalah pernyataan ngawur tidak paham aturan perundangan undangan yang berlaku di Indonesia alias Kapau pau”, jelas Asiz
“Itu pernyataannya Andi Akmal ngawur dan provokatif, kita bisa dilihat dari dr mimiknya pada saat debat” ujarnya
“Pajak merupakan iuran rakyat kepada negara berdasarkan undang-undang sehingga dapat dipaksakan dengan tidak mendapat balas jasa secara langsung”, sambungnya

Sebagai warga negara yang telah ditetapkan secara sah oleh hukum sebagai wajib pajak, memiliki kewajiban yang bersifat memaksa untuk membayar pajak, hal tersebut sudah diatur dalam undang-undang No.16 tahun 2009.
Jubir tegak lurus juga menyayangkan pernyataan seperti itu di sampaikan oleh seseorang yang merupakan pembuat regulasi, Andi Akmal ini mantan anggota DPR RI miris sekali seorang pembuat regulasi malah mengatakan hal yang ngawur dan tidak mendasar
Jangan hanya karena syahwat berkuasa segala cara dilakukan termasuk mengiring masyarakat yang taat membayar pajak selama ini.
“Negara saja jelas-jelas menghabiskan miliaran rupiah untuk kampanye pajak, ini ada Paslon Bupati yang mengajak masyarakatnya untuk tidak bayar pajak” tutupnya







