Ketika Desa Bergerak: Talungeng Memulai Perang Sunyi Melawan Narkoba

Berita, Daerah, Pendidikan357 Dilihat

LEPASNEWS.COM BONE – Sore itu, sebuah tanah kosong yang dipasangi tenda di Desa Talungeng tampak lebih ramai dari biasanya. Puluhan pemuda duduk berdampingan dengan para orang tua, menyimak serius setiap kalimat yang disampaikan narasumber.

Di antara hembusan angin dari balik tanaman bambu dan suasana desa yang tenang, terselip satu pesan kuat: melindungi generasi dari ancaman narkoba adalah tugas semua orang.

Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Bone kembali menggelar sosialisasi bahaya narkoba, Sabtu (22/11/2025).

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni rutin. Di Talungeng, penyuluhan terasa lebih menyentuh seolah menggugah kesadaran kolektif bahwa bahaya narkotika bisa mengintai kapan saja dan siapa saja.

Kepala Desa Talungeng, Andi Muhammad Rasyidin, yang juga menjabat sebagai Ketua Forbes Barebbo, tampil sebagai sosok yang terang-terangan mengajak warganya untuk peduli. Baginya, benteng utama pencegahan selalu kembali pada satu titik keluarga.

“Pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Semua harus dimulai dari rumah—dari peran orang tua, keluarga, dan lingkungan,” tegasnya, disambut anggukan para peserta.

Di sudut ruangan, beberapa remaja tampak saling berbisik, namun mata mereka tetap tertuju ke depan. Bagi mereka, mendengar langsung cerita dan dampak nyata narkoba adalah pengalaman baru yang membuka wawasan.

Bagi para orang tua, penyuluhan ini menjadi pengingat penting tentang peran pengawasan di era yang semakin kompleks.

Dukungan datang dari Camat Barebbo, Andi Yusuf, yang hadir memberi apresiasi.

Ia menilai konsistensi Forbes sebagai energi positif bagi pemerintah kecamatan dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Forbes telah membantu pemerintah dalam memberikan edukasi yang sangat penting. Pencegahan narkoba adalah bagian dari pembangunan SDM yang sehat dan berdaya saing,” ujarnya.

Tidak hanya pemerintah desa dan kecamatan, kegiatan ini turut diperkuat oleh kehadiran pengurus DPP Forbes Bone, Babinsa Barebbo, serta Kepala BNNK Bone. Mereka hadir bukan hanya sebagai tamu, melainkan sebagai mitra yang memastikan kegiatan berjalan aman dan penuh dukungan moral.

Seiring berakhirnya acara, suasana desa tetap hangat. Para peserta saling bertukar cerita, sebagian membawa pulang brosur, sebagian lagi terlihat berdiskusi kecil dengan narasumber.

Namun yang paling penting, mereka pulang dengan pemahaman baru bahwa menjaga generasi dari narkoba adalah tanggung jawab bersama.

Di Talungeng, langkah kecil ini bisa menjadi awal dari perubahan besar komitmen kolektif untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *