Peduli Korban Kebakaran, Pengurus PKB Bone Salurkan Bantuan ke Warga Lattekko

Berita, Daerah, Sosial41 Dilihat

LEPASNEWS.COM BONE -Di tengah kepulan asap yang telah menyisakan duka, perhatian dan kepedulian datang dari berbagai pihak. Kali ini, Pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bone turun langsung menemui warga yang menjadi korban kebakaran di Lattekko, membawa bantuan untuk meringankan kebutuhan mereka selama berada di tempat pengungsian sementara.

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada para korban yang kini harus bertahan di tenda pengungsian setelah rumah mereka dilanda musibah kebakaran.

Pengurus PKB Kabupaten Bone membawa sejumlah kebutuhan pokok, yakni 10 dos air mineral, 5 rak telur, dan 25 kilogram beras serta uang tunai.

Meski nilainya mungkin tidak seberapa dibandingkan dengan kerugian yang dialami korban, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan kehadiran di tengah warga yang sedang menghadapi masa sulit.

Dalam penyaluran bantuan itu, hadir Ketua DPC PKB Kabupaten Bone bersama Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bone yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Bone dari Fraksi PKB.

Kedatangan pengurus partai tersebut bukan sekadar menyerahkan bantuan. Mereka juga menyempatkan diri melihat secara langsung kondisi para korban yang masih menempati tenda pengungsian sementara.

Di tempat itu, suasana duka masih terasa. Barang-barang yang sebelumnya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari telah hilang atau rusak akibat amukan api.

Para korban kini harus menata kembali kehidupan mereka, sembari berharap ada perhatian dan bantuan dari berbagai pihak.

Bantuan berupa beras, telur dan air mineral menjadi kebutuhan dasar yang sangat berarti bagi warga yang sementara waktu harus meninggalkan rumah dan tinggal di tenda pengungsian.

Bantuan diterima langsung oleh para korban kebakaran di lokasi pengungsian sementara. Penyerahan tersebut sekaligus menjadi bentuk solidaritas PKB terhadap masyarakat yang tengah tertimpa musibah.

Kepedulian seperti ini menjadi penting di saat warga sedang berada pada titik paling berat dalam kehidupannya. Sebab, ketika rumah terbakar dan harta benda tak lagi tersisa, kehadiran orang lain yang datang membawa bantuan sekaligus memberi perhatian dapat menjadi kekuatan tersendiri.

Musibah memang datang tanpa mengetuk pintu. Namun di balik kepulan asap dan puing-puing yang tersisa, masih ada tangan-tangan yang terulur.

Dari Lattekko, pesan itu kembali terasa ketika warga sedang kehilangan, kepedulian menjadi cahaya kecil yang membantu mereka kembali berdiri.

Pengurus PKB Kabupaten Bone berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban para korban dan memenuhi kebutuhan mereka selama berada di pengungsian, sembari menunggu kondisi kembali memungkinkan untuk menjalani kehidupan seperti sediakala.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *