LEPASNEWS.COM.BONE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
Pada Tahun Anggaran 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp141 miliar untuk penanganan infrastruktur jalan dan jembatan, menjadikannya sebagai salah satu porsi terbesar dalam belanja pembangunan daerah tahun ini.
Dari total anggaran tersebut, pemerintah menargetkan penanganan 28 ruas jalan dengan total panjang sekitar 32,75 kilometer, serta pembangunan dan rehabilitasi dua unit jembatan yang dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bone.
Program ini diharapkan mampu memperbaiki akses transportasi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan perdagangan, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Tata Ruang (BMCKTR) Kabupaten Bone, Jumran, mengatakan alokasi anggaran yang cukup besar tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam menghadirkan infrastruktur yang lebih baik bagi masyarakat.
“Anggaran yang dialokasikan untuk penanganan jalan dan jembatan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur serta memberikan akses transportasi yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Jumran.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya berorientasi pada perbaikan fisik semata, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan yang mantap akan memperlancar mobilitas masyarakat, menekan biaya logistik, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta membuka akses menuju pusat-pusat ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.
Jumran menjelaskan, seluruh pekerjaan akan dilaksanakan secara bertahap berdasarkan tingkat kerusakan, tingkat urgensi, dan skala prioritas yang telah ditetapkan melalui perencanaan pemerintah daerah agar anggaran dapat dimanfaatkan secara efektif dan tepat sasaran.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa harapan besar Bupati Bone melalui dukungan anggaran tersebut adalah meningkatkan tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Bone.
Saat ini, tingkat kemantapan jalan baru mencapai 44,50 persen, sementara masih terdapat sekitar 800 kilometer ruas jalan yang berada dalam kondisi rusak berat atau belum masuk kategori jalan mantap.
“Harapan Bapak Bupati Bone, dengan dukungan anggaran yang besar ini, kemantapan jalan di Kabupaten Bone dapat terus meningkat. Saat ini tingkat kemantapan jalan masih berada di angka 44,50 persen atau masih ada sekitar 800 kilometer jalan dalam kondisi rusak berat (tidak mantap). Target beliau selama masa kepemimpinan adalah tingkat kemantapan jalan dapat meningkat hingga menembus angka di atas 50 persen,” ungkap Jumran.
Target tersebut diyakini dapat tercapai apabila seluruh program penanganan jalan dan jembatan berjalan sesuai perencanaan, didukung pelaksanaan yang tepat waktu, kualitas pekerjaan yang baik, serta pengawasan yang maksimal.
Dengan penanganan 28 ruas jalan sepanjang sekitar 32,75 kilometer dan dua unit jembatan, Pemerintah Kabupaten Bone berharap pembangunan infrastruktur tahun 2026 mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Selain meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, program ini juga diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, mempercepat pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bone.









