LEPASNEWS.COM BONE – Semangat membangun peradaban umat melalui masjid menjadi pesan utama dalam Rapat Kerja Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bone digelar di Aula Beramal rumah Jabatan Wakil Bupati Bone, Ahad (28 Juni 2026) malam.
Rapat kerja tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Daerah DMI Kabupaten Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Bone.
Dalam sambutannya, Andi Akmal menegaskan bahwa DMI bukan sekadar organisasi yang mengurus masjid, tetapi merupakan rumah besar umat yang memiliki tanggung jawab mulia dalam membina kehidupan keagamaan.
Menurutnya, kepengurusan DMI Bone saat ini dihuni oleh sosok-sosok dari berbagai latar belakang profesi dan lembaga, mulai dari Kementerian Agama, Baznas, pemerintah daerah, akademisi, kepolisian, dunia usaha hingga insan media.
Keberagaman tersebut, kata Andi Akmal, menjadi kekuatan besar yang harus disinergikan untuk menghadirkan program-program nyata bagi kemakmuran masjid dan kemajuan umat.
“Kita memiliki kepengurusan yang sangat lengkap. Ada unsur Kemenag, Baznas, pemerintah, akademisi, kepolisian, pengusaha hingga media. Ini adalah modal besar yang harus kita manfaatkan untuk membesarkan DMI Kabupaten Bone,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa mengabdi melalui DMI merupakan amanah yang bernilai ibadah.
Karena itu, setiap pengurus diharapkan bekerja dengan penuh keikhlasan dan semangat kebersamaan demi menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat.
“Bagi saya, DMI adalah rumah besar untuk pembinaan umat. Ini adalah tugas yang sangat mulia. Mari kita jadikan organisasi ini sebagai wadah untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tuturnya.
Dalam rapat kerja tersebut, Andi Akmal juga mendorong agar kepengurusan DMI segera dibentuk hingga ke tingkat kecamatan.
Langkah itu dinilai penting agar program-program organisasi dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Bone secara lebih efektif.
Ia berharap rapat kerja tersebut tidak berhenti pada penyusunan agenda semata, tetapi mampu melahirkan program kerja yang realistis, terukur, dan dapat langsung diimplementasikan untuk memakmurkan masjid serta meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat.
“Rapat kerja ini harus menghasilkan program yang benar-benar bisa dijalankan. Kita ingin DMI hadir di tengah masyarakat dengan program yang menyentuh kebutuhan umat dan memberi manfaat yang nyata,” tegasnya.
Suasana rapat berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan. Para pengurus berdiskusi mengenai arah kebijakan organisasi serta berbagai langkah strategis yang akan menjadi pedoman pelaksanaan program kerja ke depan.
Melalui rapat kerja ini, DMI Kabupaten Bone meneguhkan komitmennya untuk menjadi mitra pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun masjid yang tidak hanya makmur secara fisik, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, dakwah, persatuan, dan pemberdayaan umat menuju Bone yang religius, harmonis, dan berkemajuan. (*)









