Andi Muawiyah Ramly Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Sibulue, Camat Berharap Warga Makin Kokoh Jaga Persatuan

LEPASNEWS.COM BONE — Nilai-nilai kebangsaan kembali digaungkan di tengah masyarakat Kabupaten Bone. Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang menghadirkan H. Andi Muawiyah Ramly digelar di Kantor Camat Sibulue, Kabupaten Bone. Sabtu 26/09/2026 Pukul 09.00 wita

Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam penyampaiannya, H. Andi Muawiyah Ramly Sapaan Akrab Amure  mengajak masyarakat untuk tidak hanya memahami 4 Pilar Kebangsaan secara teori, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai persatuan, gotong royong, toleransi dan kecintaan terhadap bangsa dinilai penting untuk terus dirawat di tengah berbagai perubahan sosial.

Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa, dimulai dari lingkungan keluarga, masyarakat hingga kehidupan bernegara.

Sementara itu, Camat Sibulue Sainal Abidin, S.Sos, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dapat memberikan pemahaman yang lebih kuat kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Sainal Abidin berharap nilai-nilai yang disampaikan dalam kegiatan tersebut tidak berhenti sebatas forum pertemuan, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga persatuan, menghargai perbedaan dan memperkuat semangat kebersamaan,” Demikian harapan Camat Sibulue.

Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kebersamaan antarwarga agar kehidupan sosial di Kecamatan Sibulue tetap aman, harmonis dan kondusif.

Kegiatan sosialisasi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga bangsa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Dari Sibulue, pesan kebangsaan kembali ditegaskan: berbeda bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk tetap berdiri bersama dalam bingkai NKRI.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *