Bupati Bone Apresiasi Amure Perjuangkan Literasi, Minta Bantuan Pusat ke Perpustakaan Desa

Pendidikan82 Dilihat

LEPASNEWS.COM BONE-Perpustakaan Nasional(Perpusnas) Republik Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan melaksanakan kegiatan peningkatan indeks literasi masyarakat untuk kesejahteraan di Kabupaten Bone.

Hadir sebagai pemateri Anggota DPR RI Drs. A. Muawiyah Ramly, M.Si., Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Perpustakaan Nasional RI, Dr Adin Bondar, M.Si, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat(LPPM) IAIN Bone Dr. Rahmatunnair, S.Ag., M.Ag., dan Pegiat Literasi Kabupaten Bone Drs. Bahtiar Parenrengi.

banner 1280x709

Bupati Bone Dr HA. Fahsar M Padjalangi Bupati Bone Dr. H. A. Fahsar M Padjalangi, M.Si., yang membuka kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih atas perjuangan Amure, A Muawiyah Ramli dan Perpustakaan Nasional membantu Kabupaten Bone.

“Terima kasih Perpustakaan Nasional menempatkan kegiatan literasi di Bone, di samping karena memang Perpustakaan Nasional sudah menjadi kewajiban berkegiatan di daerah, saya yakin ada tangan tangan lain yang membantu kegiatan ini, terima kasih Amure,” kata Bapak Bupati Bone.

Bupati Bone berharap Perpustakaan Nasional dapat membantu pemerintah daerah dan pemerintah desa Bagaimana mengelola perpustakaan yang baik yang muaranya untuk meningkatkan kesjahteraan masyarakat.

Selain itu, Ketua IKA Fisip Unhas. juga meminta Perpustakaan nasional membantu literasi buku buku perpustakaan yang ada di pelosok-pelosok desa. Pasalnya, jumlah buku terbatas yang dimiliki perpustakaan desa desa, terutama buku yang bisa mendorong berkreasi.

“Karena di Bone ini perkembangan perpustakaan luar biasa, ada desa bahkan membangun gedung perpustakaan tempat baca di desa desa dengan dua lantai,” kata Bupati Bone.

Sementara itu Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Perpustakaan Nasional RI, Dr Adin Bondar menuturkan pemerintah pusat melalui Perpustakaan Nasional senantias mendukung kemajuan literasi masyarakat di daerah.

“Karena pada dasarnya tidak ada negara yang maju tanpa literasi yang kuat, masyarakat yang budaya bacanya yang kuat, dapar mendorong masyarakat yang inovatif, kreatif dan produktif sehingga masyarakat menjadi sejahtera,” kata Adin Bondar.

Untuk Kabupaten Bone, sejumlah bantuan dikucurkan untuk mengembangkan perpustakaan.

“Kita sudah berikan 10 Miliar Gedung Perpustakaan di Kabupaten Bone, Bone telah kita salurkan tiga mobol keliling tiga unit, perpus digital dua unit, dan beberapa perpustakaan desa,” tambahnya.

Kegiatan itu dilanjutkan dengan pemaparan materi yang dimoderatori Kabid Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Bappeda Bone, A Ilham Juliawan Arham, S.IP.,M.M.,

Andi Muawiyah Ramly (Puang Amure) menyampaikan bahwa Dua hari lalu di toraja skrng kuta di bone.

” Artinya bone kami beri kesempatan karna saya sudah membawa keenam kelompok komunitas tahun ini”, ucapnya

Lebih lanjuta Andi Muawiyah Ramly “ada 10 komunitas baca sudah saya kasi buku (red)

ksh buku, 1 paket 500 buku, mudah- mudahan berlanjut terus walaupun hal tersebut terbatas”, terangnya

Dalam hal ini pula kapusnas akan memberi motor pustaka yang juga akan keliling, karna di Bone sudah ada tiga mobil, berharap sekali bone kedepan lebih maju literasinya dibandingkan seperti disampaikan tadi oleh unesco 1000 orang hanya satu yang membaca 0.01 persen.tutupnya

Dalam kesempatan itu, Perpustakaan Nasional bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bone memberikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang berkontribusi dalam pengembangan literasi di Kabupaten Bone.

Terutama kepada Andi Muawiyah Ramly Anggota DPR RI KOMISI X Abdullah Sanneng Pustakawan Madia ,Bahtiar Parenrengi penggiat literasi , Dr Rahamatunnair,

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *