Dari Puing dan Abu, BAZNAS Bone Menyalakan Asa bagi Korban Kebakaran di Latellang

Berita, Daerah, Sosial49 Dilihat

LEPASNEWS.COM BONE – Di tengah puing-puing rumah yang telah berubah menjadi abu, secercah harapan datang menghampiri keluarga korban kebakaran di Desa Latellang, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan.

Melalui program kemanusiaan, BAZNAS Kabupaten Bone menyerahkan bantuan kepada Ibu Nurbaya, korban yang kehilangan tempat tinggal beserta harta bendanya akibat amukan si jago merah.

Penyaluran bantuan dilakukan pada Selasa, 14 Juli 2026, sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang sedang menghadapi cobaan berat.

Bantuan tersebut berasal dari dana zakat yang diamanahkan para muzakki dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan BAZNAS.

Peristiwa kebakaran yang melanda kediaman Ibu Nurbaya tidak hanya menghanguskan bangunan rumah, tetapi juga menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Kehilangan tempat berteduh membuat mereka harus memulai kembali kehidupan dari titik nol.

Perwakilan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bone menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga korban.

Menurutnya, kehadiran BAZNAS bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa masyarakat yang tertimpa bencana tidak sendiri menghadapi cobaan.

“Kami turut merasakan duka yang dialami Ibu Nurbaya dan keluarga. Semoga Allah SWT memberikan kesabaran, keteguhan hati, serta mengganti setiap kehilangan dengan rezeki yang lebih baik. Bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki yang kami salurkan kepada mereka yang membutuhkan,” ujar perwakilan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bone.

BAZNAS Kabupaten Bone menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat setiap kali musibah terjadi. Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, lembaga tersebut berupaya memastikan bantuan kemanusiaan dapat disalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa-masa sulit.

Musibah memang dapat meluluhlantakkan bangunan dalam hitungan menit. Namun, kepedulian dan semangat gotong royong mampu membangun kembali harapan yang nyaris padam. Di balik abu yang tersisa, uluran tangan kemanusiaan menjadi pengingat bahwa masih ada kepedulian yang terus menyala bagi sesama.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *