LEPASNEWS.COM BONE -Narkoba bukan lagi sekadar masalah hukum yang menjadi tanggung jawab pihak kepolisian dan BNN saja tapi merupakan tanggung jawab bersama untuk melakukan perlawanan terhadap segala bentuk peredarannya.
Narkoba telah menjadi musuh bersama yang harus dihadapi secara bersama-sama. Peredaran narkoba tidak mengenal batas dan dapat merusak masa depan generasi muda serta mengganggu ketertiban sosial.
Menanggapi hal ini, pihak berwenang, termasuk kepolisian harus terus meningkatkan langkah-langkahnya untuk memerangi peredaran narkoba.
Wajib bagi pihak jajaran kepolisian Operasi-operasi gabungan dilakukan secara terus-menerus guna menangkap para pengedar dan memutus rantai distribusi narkoba di seluruh wilayah hukumnya.
sejak adanya masyarakat yang mengatasnamakan Forbes Anti Narkoba Bone secara getol dan terang terangan melawan peredaran Narkoba di kabupaten bone.
Andi Singkeru Rukka Ketua Forbes Anti Narkoba Bone mengajak Pemerintah, APH serta seluruh elemen masyarakat secara bersama sama melawan peredaran Narkoba.
“Mari kita semua berfikir dan bertindak bahwa kedudukan narkoba jenis Sabu khususnya di Bone kedudukan dan daya rusaknya besar sehingga melahirkan nilai keburukan baik bagi generasi muda dan Tatanan Masyarakat”, ucapnya
“Ia dengan tegas mengatakan Forbes Anti Narkoba dengan tegas menantang APH dalam hal ini bapak Kapolres Bone untuk bersama sama dengan serius melawan peredaran narkoba tangkap dan penjarakan Bandar narkoba dan para pelaku narkoba yang sudah merajalela di kota beradat” ucapnya tegas
Ditempat yang berbeda Kordinator Forbes Kecamatan Tanete Riattang Timur, Mamat merasa kecewa atas laporan warga melalui dirinya, melaporkan ke Satuan narkoba Polres Bone namun tidak ada tanggapan sehingga timbul pertanyaan ada apa ini”, tegasnya
” Ada 8 orang bandar narkoba di wilayah Bajoe yang di laporkan langsung ke pak kasat, pak kanit narkoba namun belum ada tindakan nyata yang dilakukan bahkan 8 orang bandar narkoba tersebut terus melakukan aksinya menjual barang haram Sabu”, ucapnya saat ditemui redaksi lepasnews.com
“Padahal nama serta alamat para pelaku jelas saya laporkan, semoga secepatnya di Bajoe 8 orang tersebut cepet ditangkap agar gerakan mereka terhenti total dan generasi muda terselamatkan dengan barang haram sabu tersebut”, utupnya
















