LEPASNEWS.COM BONE – Bontocani – Lagi-lagi muncul ide nyeleneh tapi bermanfaat dari Kapolsek Bontocani IPTU Kamaluddin, SH. Setelah sukses dengan inovasi “sweeping terbalik” — di mana yang lengkap malah dikasih apresiasi, kini beliau meluncurkan gebrakan baru
“Re-Training & Pelatihan Gratis” untuk warga yang akan mengikuti ujian SIM di Satpas Polres Bone.
Program ini jadi ajang belajar bareng, bukan hanya cara gas dan rem, tapi juga cara sabar, sopan, dan selamat di jalan.
“Kalau bisa lulus karena siap, kenapa harus karena nekat?” canda IPTU Kamal.
Inovasi ini disebut-sebut pertama kali di jajaran Polres Bone, bentuk nyata kepedulian Polsek Bontocani terhadap keselamatan warga dan tingginya angka kecelakaan.
Tujuannya jelas: membentuk pengendara yang mahir, beretika, dan jadi pelopor keselamatan, bukan korban kecelakaan.
Dengan cara santai tapi edukatif, Polsek Bontocani terus membuktikan bahwa pelayanan bisa dekat, ramah, dan penuh makna, bahkan sambil tertawa bareng warga.
Kapolsek punya kewenangan di wilayah kecamatannya untuk melakukan pembinaan, edukasi, dan pelatihan keselamatan berlalu lintas kepada warga. Itu bagian dari fungsi preemtif dan preventif Polri sesuai Pasal 13 UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian.
Langkah Kapolsek memberi pelatihan & pendidikan sebelum ujian SIM justru bentuk nyata pencegahan kecelakaan dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat — bukan mengambil alih fungsi Satlantas, tapi mendukung tugas Polres agar warga lebih siap dan tertib di jalan. (*)












