
LEPASNEWS.COM BONE– Narkoba atau narkotika dan obat-obatan terlarang merupakan ancaman serius bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat. Penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan kerusakan otak, gangguan mental, dan bahkan kematian.
Mahasiswa KKN IAIN Bone bersama Pemdes Salampe Kecamatan Ponre mengundang Forbes Anti Narkoba dalam Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang digelar hari ini Sabtu (15/11/2025) kegiatan tersebut dari kalangan masyarakat dan pemuda.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Forbes, Ketua II Forbes, Ketua III Forbes, para tokoh masyarakat, pemuda, tokoh agama, seluruh kepala dusun, serta Kepala Desa Salampe dan Kepala Desa Pattimpa.
Ketua Umum Forbes Bone, Dr. H. Andi Singkeru Rukka, MH, menegaskan bahwa upaya pencegahan narkoba harus dimulai dari desa. Ia menilai kegiatan mahasiswa KKN menjadi contoh kolaborasi baik.
Narkoba adalah ancaman serius bagi generasi muda. Kegiatan seperti ini bukan hanya edukasi, tetapi juga peringatan agar masyarakat desa tetap waspada dan tidak terjerumus,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua II Forbes, Rahman Mamat, menilai peran mahasiswa dalam mencerdaskan masyarakat sangat penting. Ia mendorong agar kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Mahasiswa membawa energi positif. Kehadiran mereka harus menjadi pendorong perubahan, terutama dalam isu-isu krusial seperti pencegahan narkoba,” katanya.
Ketua III Forbes Bone, Akmal Kimal, juga memberikan apresiasi dan berharap agar Desa Salampe dapat menjadi desa percontohan dalam gerakan anti-narkoba.
“Kami melihat antusiasme masyarakat sangat baik. Ini peluang besar untuk membangun kesadaran kolektif bahwa desa harus bersih dari penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.
Kepala Desa Pattimpa, Sudirman B, yang juga Ketua Forbes Kecamatan Ponre, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antar-pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga pemerhati daerah.
“Kami sangat mendukung kegiatan mahasiswa KKN ini. Desa kita harus menjadi benteng pencegahan, bukan tempat penyebaran narkoba,” ungkapnya.
Sosialisasi ini diikuti oleh tokoh masyarakat, pemuda, tokoh agama, serta seluruh kepala dusun. Materi yang diberikan mencakup bahaya narkoba, modus penyebarannya, serta cara melindungi keluarga dari pengaruh negatif tersebut.
Warga Desa Salampe menyambut kegiatan ini dengan antusias dan berharap program serupa dapat digelar secara rutin.
Dengan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat desa dapat lebih waspada dan berani menolak narkoba, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya hidup sehat dan bebas dari narkoba.(*)












