Korban Bocah Tenggelam di Kajuara, Gubernur Beri Santunan

Daerah196 Dilihat

LEPASNEWS.COM BONE – Naas nasib bocah kelas 2 Sekolah Dasar (SD) bernama Hamizah (6), Bermain bersama Sepupunya di Wilayah Tambak milik Warga Desa Mallahae, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Pulang jadi Mayat.

“Kejadiannya hari Rabu tanggal 1 februari 2023 Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Warga melakukan pencarian selama satu jam di tambak,” terang Suardi, Kepala Desa Mallahae saat dikonfirmasi disekitar lokasi tambak, Minggu (5/2/23).

Kejadian berawal saat orang tua korban, Rahmi (33) mengajak korban berkunjung ke rumah kerabatnya. Tiba dikampung, tanpa disadari korban pergi ke lokasi tambak bersama sepupunya yang masih seumuran.

“Sebenarnya orang tuanya tinggal di Kampung sebelah, ini korban datang ke rumah neneknya dibawa’ oleh mamanya.

Korban sempat dicari, ternyata dia pergi sama sepupunya ke lokasi empang,” ungkap Suardi.

“Dari informasi, katanya pergi memancing. Pada saat itu, kail pancingx tersangkut di kayu. Korban lalu turun berusaha melepas kailnya tapi malah terperosot ke tambak, lalu akhirnya tenggelam,” tambah Suardi.

Pada saat kejadian, sepupu korban sempat berusaha memberi pertolongan. Namun tidak berdaya setelah korban sudah tidak muncul lagi ke permukaan.

“Katanya sepupunya sempat berusaha menolong, tapi apa daya karena juga anak kecil. Lalu sepupunya ini kemudian kembali ke rumahnya untuk meminta pertolongan. Warga pun datang ke lokasi melakukan pencarian,” tutup Suardi.

Setelah ditemukan, warga sempat mengevakuasi korban ke Puskesmas untuk mendapat pertolongan medis, namun nyawa korban tidak lagi bisa diselamatkan.

Pihak keluarga langsung membawa korban ke rumah duka di Kecamatan Tonra untuk dikebumikan.

Turut berduka cita atas peristiwa tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaeman ikut serta memberikan bantuan berupa santunan bagi keluarga korban.

“Kami mewakili bapak Gubernur Andi Sudirman Sulaeman untuk turun ke lokasi memberikan santunan kepada keluarga korban. Semoga keluarga korban bisa tabah menghadapi musibah ini,” ujar Andi Alti sebagai perwakilan atas bantuan kemanusiaan dari Gubernur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *