LEPASNEWS. COM. BONE -Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi mahasiswa dan rakyat (Amara) marah suasana tegang antara pendemo dan aparat keamanan Kantor DPRD Bone, Jalan Kompleke Stadion, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kamis 20/2/2025.
Dari pantauan awak media dilokasi, massa mulai menduduki kantor DPRD dari pukul 13.00 dan berakhir di pukul 16.30 Wita.
Aksi saling dorong dengan pihak kepolisian pun mewarnai unjuk rasa tersebut.
Mereka meminta Ketua beserta ketua komisi DPRD untuk menerima langsung aspirasi yang akan mereka sampaikan.
Koordinator Aliansi Mahasiswa dan Rakyat (Amara) Bone, Muh Alif Chaerullah dalam orasinya mempertanyakan, Mana ketua DPRD dan anggota DPRD yang lain, kenapa mereka tidak menemui kami, apa tujuan mereka ke Jakarta,” ujarnya
Alif sapaan akrabnya juga mengaku kecewa terhadap Ketua DPRD Bone.
“Kami tadi sempat telfon Puang Tenri (Ketua DPRD) minta ijin untuk sampaikan aspirasi kami diruang paripurna dan menjamin tidak ada perusakan tapi kami dilarang. Padahal itu juga gedung kami dari pajak kami,” jelasnya.
Berikut tuntutan Amara di Kantor DPRD Bone:
1. Mendesak Ketua dan Anggota DPRD untuk memberikan penjelasan mengenai tujuan hadirnya di Jakarta
2. Menolak efesiensi anggaran khususnya diranah pendidikan
3. Mendesak Pemkab Bone untuk segera mengaktifkan kembali sistem UHC istimewa
4. Mendesak pembangunan Bola Soba agar didirikan ditempat asalnya (jangan dipindahkan di Palakka
5.Mendesak maksimal kan PAD
















