LEPASNEWS.COM BONE -Video yang berdurasi kurang lebih 1 menit beredar luas di media sosial yang diduga melakukan perbuatan tak senonoh (mesum) dalam mobil di jalan jendral Sudirman Kabupaten Bone Minggu 02/03/2025 sekira pukul 01.00 wita faktanya tidak benar.
Diketahui pemilik mobil dengan nomor polisi DW 727 FI warna hitam bernama Andi Asrul mengklarifikasi kejadian sebenarnya yang menimpah dirinya bersama temannya didalam mobil.
Operasi gabungan posko Ramadhan terpadu Pemda Kabupaten Bone telah mengamankan dua sejoli yang sedang berpacaran dipinggir jalan, keduanya di bawa keposko terpadu untuk dimintai keterangan.
Setelah kedua sejoli tersebut diambil keterangan oleh tim gabungan posko Ramadhan keduanya diperbolehkan pulang.
Andi Asrul pemilik mobil tersebut menjemput temannya yang terjaring razia operasi Ramadhan, yakni pihak laki – laki namun keluarga pihak perempuan mengikuti mobil dan menghadangnya tepatnya di jalan jendral Sudirman kota Bone sehingga membuat suasana menjadi gaduh.
“Benar pak setelah saya jemput temanku di rujab bupati keluarga pihak perempuan mengikuti mobil saya dan menghadangnya, sehingga suasana ribut, warga setempat ramai dan salah satu warga tidak tau persis Masalah memvideo kejadian tersebut yang diduga ada perbuatan tidak senonoh didalam mobil” terangnya
Lebih lanjut Andi Asrul menjelaskan “bahwa kami berempat di mobil dan semua dalam mobil laki laki, kejadiannya keluarga pihak perempuan memaksa kami turun dari mobil salah satu teman kami ditarik bajunya hingga robek, keadaanya terlihat telanjang dada” sambungnya
Ditempat terpisah redaksi lepasnews com mengkonfirmasi Kasat Reskrim Polres Bone AKP Yusriadi Yusuf Bone atas peristiwa tersebut.
“Kami sudah mintai semua keterangan baik perekam maupun semua yang ada di dalam mobil dan semua sudah diluruskan oleh yang bersangkutan,” kata Yusriadi
Perempuan Selvi yang merekam video kejadian tersebut, setelah dikomunikasikan baru paham kejadian sebenarnya sehingga dipertemukan dengan pemilik mobil dan meminta maaf karna videonya yang beredar dimedia sosial merugikan si pemilik mobil.
“Saya minta maaf atas ketidak nyamanan pemilik mobil tersebut, secara spontanitas saya merekam video kejadian itu sehingga video itu berbedar luas dimedia sosial” ungkapnya dihadapan.awak media dan pihak kepolisian Sat Intelkam Polres Bone yang diwakili Andi Ashar.
“Sekali lagi saya minta maaf sedalam dalamnya semoga kejadian ini tidak terulang lagi dan tidak lagi melakukan hal tersebut” tutupnya











