Rutinitas Sabtu Pagi Murid MI Arrahman Pajekko, Usai Baca Surat Yasin Mendengar Nasehat Dari Guru Madrasah.

Pendidikan74 Dilihat

LEPAS NEWS.COM BONE – Murid MI Arrahman Pajekko beserta guru dan kepala madrasah memanjatkan doa serta membaca Surah Yasin bersama, Sabtu (05/8/23).

Hari Sabtu merupakan kegiatan rutinitas MI Arrahman Pajekko Kecamatan Barebbo mer merupakan kegiatan wajib seluruh muridnya membaca yasin dan berdoa di Madrasah sebelum pelajaran dimulai. Hal ini sebagai bagian pendidikan karakter yang diterapkan madrasah tersebut kepada para peserta didik

banner 1280x709

“Kegiatan baca yasin ini sudah lama, biasanya dilakukan di depan Kelas masing-masing,” ujar Kepala MI Arrahman Pajekko Kecamatan Barebbo, Nurmin , S Ag saat ditemui usai pelaksanaan baca yasin bersama.

Dijelaskan nya tujuan kegiatan baca yasin bersama-sama ini untuk memperdalam lagi murid -muridnya membaca Al-Qur’an. Selain itu, juga ditujukan agar seluruh murid nya terbiasa membaca Al-Qur’an di madrasah.

Efek positifnya, sambung Nurmin kegiatan itu untuk membatasi anak-anak didiknya dari perilaku yang tidak baik.

“Kegiatan ini untuk membentengi anak-anak dari perbuatan kenakalan remaja yang menimbulkan dosa,” kata dia., Kepada Lepasnews.com

Usai kegiatan membaca surat yasin bersama hari Sabtu, para murid juga mendapat arahan dan motivasi dari guru di Madrasah.

Kata salah satu guru MI Arrahman Pajekko Muh. Said, S PdI “Setiap Sabtu selesai membaca yasin, juga kita manfaatkan untuk menyampaikan semacam nasihat kepada murid dan motivasi sehingga mereka benar- benar mendengarkan dan mengamalkan,” jelasnya

Nasehat tersebut merupakan pengingat kepada seluruh peserta didik agar tidak berbuat yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

selain dari itu peserta didik dituntun agar mendengar dan taat kepada kedua orang tuanya tidak membantah atau melawan orang tua agar terbentuk karakter pribadi yang sopan serta Sholeh – Sholeha.

bukan hanya di madrasah ditunjukan, tetapi di luar madrasah juga diterapkan prilaku baik dan sopan agar menjadi budaya dalam karakter peserta didik.

“Tentunya madrasah sebagai wadah pendidikan anak, selain di rumah yang dilakukan orang tua, harus mampu memberikan pengarahan yang lebih baik,” paparnya.

 

Penulis: Tamzil

Editor : Anto Syambaniadam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *