Suami Kerja di Palopo, Istri Diduga Bersama Pria Lain di Rumah BTN, Dini Hari Berujung Penggerebekan

Berita, Daerah, Hukrim, Sosial31 Dilihat

LEPASNEWS.COM.BONE — Dini hari yang seharusnya menjadi waktu paling tenang untuk beristirahat, justru berubah menjadi malam yang penuh ketegangan di Perumahan Bumi Cilellang Mas, Kabupaten Bone.

Seorang perempuan berinisial Ni menjadi perhatian setelah keluarga suaminya bersama sejumlah warga mendatangi rumahnya pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 01.00 Wita.

Kedatangan tersebut dipicu kecurigaan terhadap seorang pria yang disebut kerap mengunjungi rumah tersebut hingga larut malam.

Ironisnya, sang suami disebut sedang berada jauh dari rumah. Ia diketahui bekerja di Palopo.Menurut informasi yang dihimpun dari warga, pria yang dicurigai tersebut bukan sekali itu saja terlihat berada di rumah Ni. Warga mengaku beberapa kali melihat pria tersebut datang dan berada di lokasi hingga malam hari.

“Yang gerebek itu keluarga suaminya. Suaminya ada di Palopo, dia bekerja di sana,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Pria tersebut disebut datang menggunakan sepeda motor Yamaha N-Max. Informasi mengenai keberadaannya kemudian diketahui oleh pihak keluarga suami yang berada di Bone.

Keluarga suami bersama warga lantas mendatangi rumah tersebut. Pintu sempat diketuk, namun tidak langsung mendapat respons dari penghuni rumah.

Situasi semakin menegangkan ketika Ni disebut mengintip dari balik jendela untuk mengetahui siapa yang berada di luar. Gerakan tersebut kemudian diketahui oleh pihak keluarga suami.

Tak lama berselang, keluarga bersama warga masuk ke dalam rumah dan menemukan pria yang dicurigai berada di salah satu kamar.

Di sinilah suasana yang semula hanya dipenuhi tanda tanya berubah menjadi gaduh.

Pria tersebut disebut ditemukan tanpa mengenakan baju dan sedang berusaha mengenakan kembali pakaiannya. Bahkan, ia disebut tengah berupaya merapikan bagian celananya ketika ditemukan.

Kalau biasanya orang buru-buru memakai pakaian karena hendak berangkat kerja, kali ini situasinya berbeda. Ia justru harus berhadapan dengan sejumlah orang yang datang bukan untuk bertamu sambil membawa kopi.

Temuan tersebut membuat emosi keluarga suami tersulut. Pria itu kemudian disebut menjadi sasaran pemukulan.

Penggerebekan yang berlangsung sekitar pukul 01.00 Wita tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Suasana perumahan yang biasanya sunyi pada tengah malam berubah menjadi ramai oleh kedatangan warga dan keluarga.

Namun demikian, hubungan sebenarnya antara Ni dan pria tersebut hingga kini belum dapat dipastikan. Keterangan mengenai apa yang terjadi di dalam rumah juga masih berdasarkan informasi warga dan pihak yang berada di lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait peristiwa tersebut, termasuk apakah kejadian itu telah dilaporkan serta apakah terdapat proses hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Berita ini masih menunggu klarifikasi dari pihak Ni, suaminya, maupun pihak kepolisian agar seluruh informasi dapat disajikan secara berimbang.

Prinsip praduga tak bersalah tetap dikedepankan sampai terdapat keterangan dan proses hukum yang menyatakan sebaliknya.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *