Upacara PTDH di Halaman Kantor Mapolres Bone Porsonel Terlibat Narkoba,Kapolres: Sekali Melanggar, Tak Ada Toleransi

Berita, Daerah, Hukrim662 Dilihat
Kapolres Bone Gelar Upacara PTDH Polisi yang terlibat Peredaran Narkoba Di Halaman kantor Mapolres Bone Selasa 17/06/2025

LEPASNEWS.COM BONE – Narkoba merusak sendi sendi kehidupan tak mengenal pekerjaan atau profesi jika sudah terkondisi narkoba harga diri tak lagi berpihak

Hari ini Selasa 17 Juni 2025 Polres Bone menggelar Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap salah satu anggotanya berinisial RS, yang terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Upacara dilaksanakan di halaman Mapolres Bone dan dipimpin langsung oleh Kapolres Bone, AKBP Sugeng Setio Budhi, S.I.K., M.Tr.Opsla. Selasa pagi, 17/6/2025.

Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan bahwa keputusan PTDH ini bukanlah sesuatu yang menyenangkan, namun harus diambil sebagai bentuk penegakan disiplin dan komitmen institusi dalam membersihkan organisasi dari oknum yang mencoreng nama baik Polri.

“PTDH ini diberikan kepada personel Polres Bone yang telah terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat dalam penyalahgunaan narkoba,” tegas Kapolres.

Lebih lanjut, AKBP Sugeng menekankan bahwa narkoba merupakan ancaman nyata bagi bangsa dan negara.

“Narkoba adalah musuh negara, musuh masyarakat dan harus menjadi musuh kita bersama. Keterlibatan anggota Polri dalam kasus narkoba adalah bentuk penghianatan terhadap institusi, pelanggaran terhadap sumpah jabatan, dan telah mencoreng kehormatan Bhayangkara negara,” ujar Kapolres dengan nada tegas.

Kapolres Bone  memberikan penekanan keras terhadap seluruh anggota untuk menjaga komitmen dan integritas: “Sekali melanggar, maka hukum dan disiplin organisasi akan ditegakkan secara tegas dan tidak pandang bulu.”

Sementara itu, Kasihumas Polres Bone, Iptu Rayendra Muchtar, S.H. menjelaskan bahwa pemberhentian terhadap RS telah sesuai prosedur dan merujuk pada Keputusan Kapolda Sulsel Nomor: Kep/316/V/2025 tentang PTDH terhadap personel yang terbukti menyalahgunakan narkotika.

“Tindakan ini sebagai bukti keseriusan institusi Polri, khususnya Polres Bone, dalam memberantas narkoba tanpa memandang status jabatan,” ujarnya.

Upacara tersebut turut dihadiri oleh Wakapolres Kompol Antonius Tutletas, para Pejabat Utama Polres Bone, serta para Kapolsek jajaran. Momen ini menjadi pengingat keras bagi seluruh personel untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin, loyalitas, dan integritas sebagai Bhayangkara sejati.

Ditempat yang berbeda Ketua Umum Forbes Anti Narkoba Andi Singkeru Rukka Menanggapi keputusan tegas tersebut, memberikan dukungan penuh sekaligus pesan edukatif kepada masyarakat.

“Kami sangat mendukung langkah tegas Kapolres Bone. Ini menjadi pesan moral yang kuat bahwa perang terhadap narkoba bukan sekadar slogan, tapi diwujudkan dengan tindakan nyata, bahkan dalam lingkungan internal kepolisian. Ini contoh yang patut dicontoh oleh seluruh elemen penegak hukum,” tegasnya.

“Namun pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Ini adalah tanggung jawab kolektif. Pemerintah, aparat, tokoh agama, tokoh pemuda, guru, hingga orang tua harus membangun benteng bersama dari keluarga, sekolah, hingga komunitas,” tambahnya.

Andi Singke juga menyerukan pentingnya pendekatan yang tidak hanya represif, tetapi juga preventif dan edukatif.

“Kami di Forbes Anti Narkoba mengajak seluruh masyarakat Bone untuk tidak sekadar menjadi penonton. Laporkan jika ada penyalahgunaan, beri edukasi kepada generasi muda, dan mari bangun budaya tolak narkoba dari lingkungan terkecil: keluarga,” pungkasnya.

Upacara ini bukan sekadar seremonial. Ia menjadi refleksi bagi seluruh anggota Polri agar tak tergelincir dan selalu menjaga kehormatan seragam yang melekat di tubuh mereka. Di akhir upacara, suasana haru menyelimuti barisan, mengingatkan bahwa sebuah kesalahan bisa meruntuhkan karier dan nama baik yang telah dibangun bertahun-tahun.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *