Dentuman Keras Pecah di Simpang Bone–Bajoe, Mobil Dinas Camat dan Ertiga Bertabrakan, Semua Penumpang Selamat

Berita, Daerah, Peristiwa32 Dilihat

LEPASNEWS.COM BONE – Dentuman keras memecah aktivitas siang di kawasan perempatan Jalan A. Celleng dan Jalan S. Brantas, poros Bone–Bajoe, Kelurahan Cellu, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 13.00 Wita

Dalam hitungan detik, dua kendaraan yang datang dari arah berbeda saling bertabrakan hingga menarik perhatian warga di sekitar lokasi.

Kecelakaan tersebut melibatkan mobil Suzuki Ertiga bernomor polisi DD 1263 HK yang dikemudikan Andi Anwar, warga Kabupaten Bulukumba, dengan mobil dinas Toyota Rush milik Kecamatan Tanete Riattang Timur bernomor polisi DW 1705 A yang dikemudikan langsung oleh Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, Suzuki Ertiga melaju dari arah selatan, sementara Toyota Rush datang dari arah timur. Saat keduanya memasuki persimpangan, diduga masing-masing kendaraan tidak memiliki cukup waktu untuk menghindar sehingga benturan pun tak terelakkan.

Benturan keras menyebabkan bagian depan Suzuki Ertiga mengalami kerusakan cukup parah. Sementara mobil dinas Toyota Rush mengalami kerusakan pada sisi kiri.

Pecahan bodi kendaraan terlihat berserakan di sekitar lokasi, membuat arus lalu lintas sempat melambat karena banyak pengendara mengurangi kecepatan.

Di balik kerasnya benturan itu, masih ada kabar yang melegakan.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Andi Anwar dan Camat Andi Habibie dipastikan selamat, sehingga insiden itu hanya mengakibatkan kerugian materiil.

Tak lama setelah kejadian, personel Satlantas Polres Bone tiba di lokasi. Petugas segera mengamankan area kecelakaan, mengatur arus kendaraan agar kemacetan tidak semakin panjang, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

Setelah proses identifikasi selesai, kedua kendaraan dievakuasi dari lokasi kejadian guna memperlancar arus lalu lintas dan mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa persimpangan merupakan titik rawan kecelakaan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, kewaspadaan, serta kehati-hatian saat melintasi jalan yang ramai menjadi faktor penting untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa.

Hingga berita ini diterbitkan, Satlantas Polres Bone masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan para saksi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *