LEPASNEWS.COM BONE – Ketua Lembaga Seni dan Budaya Muslim Indonesi (Lesbumi ) Kabupaten Bone datang mensiarahi makam pendiri NU sulawesi selatan diantaranya Syech Jamaluddin Assegaf (Puang Ramma) di Maros dan K.H. Ahmad Bone di Kompleks pemakaman arab makassar dan juga salah satu ketua NU WILAYAH SULSES AG. KH. SANUSI BACO di maros.
Momentun ini siarah makam dalam rangka menjelang Hari Lahir NU pada tanggal 31 Januari 2025.
kami melakukan ziarah makam kepada beberapa pendiri NU Sulawesi selatan dan salah satu ketua NU Wilayah.
Dalam kesempatan ini seharusnya kami juga siarahi pendiri NU sekaligus Raja Bone Ke 32 Puangta Andi Mappanyukki, namun hujan deras melanda sehinggah kita tidak bisa masuk dalam kompleks pemakaman.
” insya allah lain kali kami akan memgunjungi makam puangta”, jelas Inno Tippe
“siarah ini kami lakukan untuk menambah energi sebagai generasi muda, agar tidak meninggalkan tradisi dan tidak lupa perjuangan para leluhur serta tidak lupa akan kematian”, sambungnya
Tradisi ini tidak boleh putus di kita, tradisi siarah makam bukan sesuatu yang terlarang, siarah makam juga pernah dilakukan oleh nabi.
Memang, pada masa awal-awal Islam, Rasulullah SAW memang pernah melarang umat Islam berziarah ke kuburan, mengingat kondisi keimanan mereka pada saat itu yang masih lemah. Serta kondisi sosiologis masyarakat Arab masa itu yang pola pikirnya masih didominasi dengan kemusyrikan dan kepercayaan kepada para dewa dan sesembahan.
Rasulullah mengkhawatirkan terjadinya kesalahpahaman ketika mereka mengunjungi kubur baik dalam berperilaku maupun dalam berdoa.
Akan tetapi bersama berjalannya waktu, Rasulullah pun memperbolehkan berziarah kubur. Demikian keterangan Rasulullah yang bisa kita temukan dalam Sunan Turmudzi no 973 sebagai berikut:
حديث بريدة قال : قال رسول الله صلى الله علية وسلم :”قد كنت نهيتكم عن زيارة القبور فقد أذن لمحمد في زيارة قبر أمه فزورها فإنها تذكر الآخرة”رواة الترمذي (3/370)
Artinya: Hadits dari Buraidah ia berkata bahwa Rasulullah bersabda: Saya pernah melarang berziarah kubur. Tapi sekarang Muhammad telah diberi izin untuk berziarah ke makam ibunya. Maka sekarang berziarahlah karena hal itu dapat mengingatkan kamu kepada akhirat.










