Narkoba Mengintai Generasi Muda, Forbes Anti Narkoba dan KKN IAIN Bone Posko 27 Gencarkan Edukasi di Bontocani

LEPASNEWS.COM, BONE — Di tengah riuhnya dunia remaja dan derasnya arus pergaulan, ada satu ancaman yang kerap datang diam-diam narkoba. Ia tidak selalu mengetuk pintu dengan suara keras, tetapi ketika masuk, dapat merenggut masa depan, memutus harapan, dan menghancurkan cita-cita.

Pesan itulah yang dibawa mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler I IAIN Bone Posko 27 Desa Pattuku, Kecamatan Bontocani, bersama Forbes Anti Narkoba, dalam kegiatan penyuluhan bertema “Generasi Sehat, Tertib Berlalu Lintas Tanpa Narkoba” di SMA Al Jameah Pattuku, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti para siswa SMA Al Jameah Pattuku. Penyuluhan menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk memahami bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus pentingnya membangun budaya keselamatan dalam berlalu lintas.

Narkoba Bukan Sekadar Persoalan Hukum

Ketua Umum Forbes Anti Narkoba, Andi Singkeru Rukka, dalam penyampaiannya mengingatkan para pelajar agar tidak memandang narkoba sebagai persoalan kriminal semata.

Menurutnya, di balik peredaran narkotika terdapat kepentingan bisnis ilegal yang dapat menjadikan generasi muda sebagai sasaran.

“Narkoba itu ada bisnisnya. Perang proksi, senjatanya narkoba. Sasarannya para pelajar atau mereka yang masih berusia muda,” ujar Andi Singkeru Rukka

Pesan tersebut menjadi peringatan bagi para siswa bahwa ancaman narkoba tidak selalu hadir dalam bentuk yang mudah dikenali. Bujuk rayu, lingkungan pergaulan dan rasa ingin mencoba dapat menjadi pintu awal menuju persoalan yang jauh lebih besar.

Karena itu, menurutnya, benteng pertama yang harus dibangun adalah kesadaran.

Pelajar harus berani mengatakan tidak, berani memilih lingkungan yang sehat, serta memahami bahwa masa depan yang panjang tidak layak ditukar dengan kesenangan sesaat.

Dari Bahaya Narkoba hingga Keselamatan di Jalan 

Penyuluhan tidak berhenti pada persoalan narkoba. Keselamatan berlalu lintas juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.

AKP Kamaluddin,SH Kapolsek Kecamatan  Bontocani memberikan pesan kepada para siswa agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berada di jalan raya.

Tertib berlalu lintas, kata dia, bukan sekadar menjalankan kewajiban karena adanya aturan. Lebih dari itu, kepatuhan terhadap aturan merupakan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri maupun keselamatan orang lain.

Sebab, jalan raya bukan hanya tempat seseorang mengejar tujuan, tetapi juga ruang yang mempertemukan banyak kehidupan.

Satu kelalaian dapat mengubah perjalanan menjadi tragedi. Satu keputusan untuk berhati-hati, sebaliknya, dapat menyelamatkan kehidupan.

Kegiatan yang digelar mahasiswa KKN IAIN Bone Posko 27 tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran generasi muda di Desa Pattuku agar mampu menjaga diri dari ancaman narkoba sekaligus menjadi pengguna jalan yang disiplin.

Di hadapan para pelajar, pesan yang disampaikan bukan sekadar teori. Ada harapan yang ingin ditanamkan: bahwa generasi muda harus memiliki keberanian untuk menjaga dirinya sendiri.

Sebab masa depan tidak lahir secara tiba-tiba. Ia tumbuh dari pilihan-pilihan kecil yang dibuat hari ini.

Menolak narkoba adalah pilihan untuk menjaga masa depan.Mematuhi aturan lalu lintas adalah pilihan untuk menjaga kehidupan.

Dan menjadi generasi sehat adalah pilihan untuk tidak membiarkan cita-cita mati sebelum waktunya.

Melalui penyuluhan tersebut, KKN Reguler IAIN Bone Posko 27 bersama Forbes Anti Narkoba berharap edukasi kepada para pelajar dapat terus menjadi gerakan sosial yang tumbuh di tengah masyarakat.

Dari Pattuku, sebuah pesan sederhana kembali ditegaskan: jangan biarkan narkoba merampas masa depan generasi muda. Jadilah generasi sehat, tertib berlalu lintas, dan berani berkata tidak pada narkoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *