Diduga Aniaya Juru Parkir, Sopir Kendaraan Dinas Dilaporkan ke Polisi

Berita, Daerah, Hukrim38 Dilihat

LEPASNEWS.COM. BONE – Seorang juru parkir di Kabupaten Bone diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh seorang sopir mobil berpelat merah.

Peristiwa tersebut terjadi di area parkir Toko MR.DIY, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, pada Senin (08/06/2026).

Korban yang diketahui bernama Rudianto (31) mengaku mengalami pemukulan saat sedang menjalankan tugasnya mengatur kendaraan yang keluar masuk area parkir.

Akibat kejadian itu, korban mengaku mengalami luka dan merasa keberatan atas perlakuan yang diterimanya. Korban kemudian mendatangi kantor kepolisian untuk membuat laporan resmi agar kasus tersebut dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

Laporan korban telah diterima oleh pihak kepolisian dengan nomor LP/350/VI/2026/SPKT/RES BONE tertanggal 8 Juni 2026.

Saat ditemui Setelah membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone, Rudianto menjelaskan kronologi kejadian yang dialaminya.

Korban menceritakan kronologis kejadian, awalnya dia nurut saat saya arahkan, karena lokasinya memang rawan macet karena tepat di belokan putar balik. Namun kemudian saya arahkan lagi karena kendaraan diparkir di jalur keluar masuk kendaraan. Secara tiba tiba dia keluar dari mobil dan langsung marah-marah dan memukul saya,” jelas Rudianto.

Menurutnya, terduga pelaku datang menggunakan mobil Toyota Innova berwarna hitam. Penganiayaan yang dilakukan disebut tidak hanya berupa pukulan menggunakan tangan kosong, tetapi juga tendangan yang mengenai tubuh korban.

“Pelaku sempat ditahan oleh warga di lokasi, tetapi dia justru ingin memukul warga yang melerai. Dia baru berhenti memukul saya setelah ada seorang ibu-ibu yang turun dari mobil dan menegurnya,” lanjutnya.

Diketahui mobil plat merah yang dikendarai pelaku bernomor polisi DW 11 A.

Sementara itu, warga berharap kasus ini dapat ditangani secara profesional dan transparan.

Pihak kepolisian membenarkan telah menerima laporan dari korban dan saat ini tengah melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi serta mengumpulkan bukti-bukti terkait peristiwa tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor mengenai dugaan penganiayaan tersebut.

Awak media masih berupaya melakukan penelusuran lebih lanjut guna memperoleh informasi yang akurat terkait identitas terduga pelaku.(*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *