LEPASNEWS COM BONE – Semangat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 7 Bone tahun ajaran 2026/2027 tidak hanya diisi dengan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga dibekali edukasi penting tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Kami 16/07/2026.
Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba hadir memberikan sosialisasi kepada ratusan siswa baru sebagai upaya membentengi generasi muda dari ancaman narkotika.
Kegiatan yang berlangsung di aula SMKN 7 Bone itu menghadirkan tiga narasumber dari Forbes Anti Narkoba yang menyampaikan materi dengan pendekatan edukatif dan penuh motivasi.
Para siswa tampak antusias mengikuti penyampaian materi hingga sesi diskusi.
Ketua III Forbes Anti Narkoba, Akmal, mengawali sosialisasi dengan menekankan pentingnya menjaga pergaulan dan memilih lingkungan yang sehat. Menurutnya, banyak penyalahgunaan narkoba berawal dari pengaruh teman sebaya dan lingkungan yang salah.
“Pergaulan harus dijaga. Jangan mudah terpengaruh ajakan yang dapat merusak masa depan. Jika mengetahui ada teman, sahabat, atau bahkan keluarga yang terlibat penyalahgunaan narkoba, jangan takut untuk melaporkan agar mereka bisa segera mendapatkan penanganan,” pesan Akmal di hadapan peserta MPLS.
Sementara itu, Ketua II Forbes Anti Narkoba, Mamat, mengungkapkan kondisi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bone yang dinilainya sudah mengkhawatirkan.
Ia menyebut, peredaran narkoba kini telah menjangkau seluruh 27 kecamatan di Kabupaten Bone. Dampaknya tidak hanya menghancurkan masa depan generasi muda, tetapi juga memicu meningkatnya tindak kriminal di tengah masyarakat.
“Dari berbagai kasus yang kami temui, banyak anak muda yang akhirnya harus mendekam di penjara karena narkoba. Bahkan ada yang tega memaksa orang tuanya meminta uang untuk membeli narkoba, hingga nekat mencuri tabung gas elpiji demi memenuhi ketergantungannya,” ungkap Mamat.
Pada kesempatan yang sama, Andi Mantra Bumi Wakil Ketua I mengajak para pelajar untuk menjadikan sosialisasi tersebut sebagai momentum membangun komitmen menjauhi narkoba sejak dini.
Ia menegaskan bahwa narkoba bukan sekadar barang terlarang, tetapi racun yang mampu menghancurkan akal sehat, karakter, dan masa depan seseorang.
“Narkoba merenggut masa depanmu, merusak akal sehatmu, sehingga perilaku dan kepribadian berubah menjadi buruk dan tidak terkendali. Fakta menunjukkan banyak pengguna narkoba yang berakhir di penjara selama bertahun-tahun, mengalami gangguan kejiwaan, meninggal lebih cepat, dan kehilangan harapan untuk meraih masa depan yang baik,” tegasnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Forbes Anti Narkoba berharap para peserta MPLS tidak hanya memahami bahaya narkoba secara teori, tetapi juga memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika, menjaga diri dari pengaruh lingkungan negatif, serta menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari narkoba.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama antara sekolah dan Forbes Anti Narkoba untuk membangun generasi muda Bone yang sehat, berprestasi, dan bebas dari ancaman narkoba.
Dengan pembekalan sejak dini, para siswa diharapkan mampu menjaga masa depan mereka dan menjadi agen perubahan dalam memerangi peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.












