Oleh : Irham Ihsan
Forbes Anti Narkoba Bone – Cenrana
Sompung Lolona Cenrana
LEPASNEWS.COM BONE – Dalam rentang sejarah panjang Tanah Bone, pembangunan negeri bukan semata dari kekuatan fisik, melainkan dari nilai-nilai luhur dan petuah leluhur yang abadi, menjadi kompas hidup hingga kini.
Sebagaimana pappaseng mengajarkan:
“Mali siparappe’, rebba sipatokkong, malilu sipakainge’.”
(Jika hanyut, saling menyelamatkan; jika jatuh, saling menegakkan; jika khilaf, saling mengingatkan.)
Inilah pondasi kebersamaan sejati kemajuan lahir bukan dari langkah individu, tapi dari saling menopang di segala kondisi. Petuah lain menegaskan:
“Aja’ muala padammu rupa tau, aja’ muannreki tanae, na aja’ muappasala tauwe.”
(Jangan ambil hak sesama, jangan rusak negeri, jangan salahkan orang tanpa bukti.)
Pesan ini menjadi dasar keadilan dan tanggung jawab sosial. Membangun daerah tak hanya fisik, tapi menjaga integritas, keadilan, dan harmoni bermasyarakat.
Dalam esensi nilai Bugis, ada hikmah:
“Padecengi alena tauwe, mappakalebbi’i padanna rupa tau.”
(Perbaiki diri sendiri, muliakan sesama manusia.)
Serta pagar hidup yang kokoh:
“Tellu riala sappo: tau’e ri Dewata, na lempu’ ri padatta rupa tau, na getteng ri ade’.”
(Tiga pagar utama: takwa kepada Allah, jujur pada sesama, teguh pada adat.)
Nilai-nilai ini bukan sekadar kata warisan, tapi nyata dalam aksi mempertahankan masa depan Bone.
Dua tahun belakangan, menjaga negeri penuh ujian. Ancaman narkoba merusak generasi dan tatanan sosial. Di sinilah lahir gerakan tak kenal diam: Forum Bersama (FORBES) Anti Narkoba Bone, yang membangun kesadaran, menyuarakan kebenaran, dan bertarung di garis depan meski hadapi tekanan. Semangat “rebba sipatokkong” menjadi pijakan mereka.
Seiring itu, Gerakan Sosial Kemasyarakatan Sompung Lolona Cenrana turun tangan langsung di masyarakat: menguatkan solidaritas, kesadaran kolektif, serta menjaga kemanusiaan dan kebersamaan di tingkat akar rumput.
FORBES dan Sompung Lolona Cenrana adalah teladan pappaseng—kemuliaan diperjuangkan, bukan hanya diucap. Menjaga negeri adalah amanah bersama, bukan hanya pemerintah.
Di usia Bone ke-696, kita tegaskan kembali:
To Masseddi Patarompoi Wanua Bone—bersatu memajukan tanah Bone.
Bersatu jaga nilai.
Bersatu lindungi generasi.
Bersatu wujudkan keadilan dan kemanusiaan.
Kemajuan tanpa nilai hilang arah; pembangunan tanpa peduli kehilangan esensi. Jadilah bagian barisan kebaikan: kuatkan tanpa merendah, bangun tanpa lukai, jaga tanpa lelah.
Semoga Tanah Bone tetap negeri kokoh nilai, bersih ancaman, mulia akhlak—maju lahir batin, penuh kebersamaan dan berkah.
Selamat Hari Jadi Bone ke-696!
Semoga setiap langkah kita jadi ikhtiar abadi memajukan negeri yang dicinta.















