
LEPASNEWS.COM BONE — Di tengah riuh kehidupan yang terus bergerak, ada persaudaraan yang memilih untuk tetap menjadi ruang teduh. Bukan sekadar berkumpul karena hubungan darah, tetapi karena ketulusan untuk saling menguatkan, membersamai dan menghadirkan kebaikan.
Semangat itulah yang mewarnai Hari Lahir (Harlah) ke-9 sekaligus Pengukuhan Pengurus Pasedeluran Arum Ndalu (Pasanda) Watampone periode 2026–2029, yang digelar Sabtu, 8 Agustus 2026, di Jalan Andi Ali Petta Cenrana, Kelurahan Masumpu, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.
Mengusung tema “Bersatu, Bergerak, Berdampak”, momentum tersebut menjadi tonggak awal bagi kepengurusan baru untuk melanjutkan perjalanan Pasanda yang telah memasuki usia sembilan tahun.
Nama Arum Ndalu sendiri menyimpan filosofi mendalam. Sebagaimana bunga sedap malam yang menebarkan keharuman justru ketika malam mulai gelap, demikian pula persaudaraan diharapkan mampu menghadirkan ketenangan, kebaikan dan manfaat di tengah berbagai keadaan.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 kepala keluarga dengan jumlah kurang lebih 200 jiwa. Suasana kegiatan diawali dengan pembacaan kitab suci Al-Qur’an, sebagai ungkapan syukur sekaligus doa agar perjalanan organisasi dan keluarga besar Pasanda senantiasa mendapat keberkahan.
Tonggak Awal Kepengurusan Baru
Ketua panitia, Tugino, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Harlah ke-9 bukan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa syukur atas perjalanan Pasanda selama sembilan tahun.
Menurutnya, pengukuhan kepengurusan baru menjadi tonggak awal untuk membawa organisasi agar semakin solid dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga besar Pasanda maupun masyarakat.
“Ini menjadi momentum memperingati perjalanan Pasanda sekaligus ungkapan rasa syukur. Pengukuhan pengurus baru merupakan tonggak awal untuk melanjutkan kebersamaan dan kegiatan organisasi ke depan,” demikian inti penyampaian laporan panitia.
Pasanda Siap Hadir dan Membersamai
Ketua Umum Pasanda, Ngadimen, menegaskan komitmen kepengurusan untuk terus menjaga kebersamaan yang telah terbangun selama sembilan tahun.
Ia menyampaikan bahwa keluarga besar Pasanda harus menjadi tempat untuk saling membantu dan saling menguatkan. Ketika organisasi dibutuhkan untuk kepentingan keluarga maupun kegiatan sosial, Pasanda diharapkan dapat hadir dan membersamai.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa keberadaan Pasanda tidak berhenti pada kegiatan kumpul keluarga. Lebih jauh, organisasi diharapkan mampu menjadi wadah persaudaraan yang menghadirkan manfaat nyata.
“Jika ada keperluan dan urusan yang membutuhkan kehadiran organisasi Pasanda, kami siap hadir dan membersamai,” menjadi semangat yang ditekankan dalam kepengurusan baru.
Sembilan tahun perjalanan Pasanda menjadi bukti bahwa sebuah organisasi keluarga dapat bertahan ketika dibangun dengan ketulusan, kebersamaan dan rasa saling memiliki.
Dikukuhkan Anggota DPRD Bone
Pengurus Pasanda Watampone periode 2026–2029 tersebut dikukuhkan oleh Mukhsin, S.Sos., MM, anggota DPRD Kabupaten Bone dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang hadir sekaligus memberikan pesan kepada keluarga besar Pasanda.
Dalam kesempatan tersebut, Mukhsin menyampaikan harapan agar keluarga besar Pasanda senantiasa menjaga kekompakan dan tidak kehilangan semangat persaudaraan meski menghadapi berbagai dinamika kehidupan.
Menurutnya, organisasi yang dibangun atas dasar kekeluargaan memiliki kekuatan besar apabila seluruh anggotanya mampu menjaga komunikasi, saling menghargai dan bergerak bersama.
Tema “Bersatu, Bergerak, Berdampak” dinilai menjadi pesan penting bahwa persatuan tidak cukup hanya menjadi slogan. Persatuan harus diterjemahkan dalam gerakan nyata yang mampu memberikan dampak positif.
Mukhsin juga berharap Pasanda dapat terus berkembang sebagai wadah silaturahmi yang mampu menjaga nilai-nilai kekeluargaan sekaligus memberikan kontribusi sosial bagi lingkungan sekitar.
Hadir Pengurus KKJ Bone
Kegiatan Harlah dan pengukuhan tersebut turut dihadiri Pengurus KKJ Bone serta keluarga besar Pasanda.
Kehadiran para tamu dan keluarga besar semakin menambah hangat suasana peringatan Harlah ke-9 tersebut. Puluhan keluarga berkumpul dalam satu ruang kebersamaan, menyatukan langkah untuk melanjutkan perjalanan organisasi.
Bagi Pasanda, sembilan tahun bukan sekadar angka.
Ia adalah perjalanan panjang yang diisi dengan pertemuan, kebersamaan, suka dan duka, serta upaya menjaga tali persaudaraan agar tetap terjalin dari waktu ke waktu.
Seperti Harumnya Sedap MalamPasedeluran Arum Ndalu mengambil filosofi yang begitu sederhana namun dalam.
Bunga sedap malam tidak selalu menampakkan pesonanya ketika matahari masih menyinari bumi. Justru ketika malam datang dan suasana mulai gelap, keharumannya perlahan menyebar.
Begitu pula persaudaraan Ia tidak selalu harus terlihat dalam kemeriahan. Terkadang, persaudaraan justru terasa paling berarti ketika seseorang sedang berada dalam kesulitan, membutuhkan tempat berbagi, atau sekadar membutuhkan seseorang untuk berjalan bersama.
Harlah ke-9 Pasanda akhirnya bukan hanya tentang mengenang perjalanan masa lalu. Pengukuhan pengurus periode 2026–2029 menjadi langkah baru untuk menatap masa depan.
Bersatu untuk menjaga persaudaraan, bergerak untuk menghadirkan kebaikan, dan berdampak agar keberadaan Pasanda benar-benar dirasakan manfaatnya.
Dan sebagaimana Arum Ndalu yang tetap menebarkan keharuman di tengah gelapnya malam, semoga persaudaraan keluarga besar Pasanda terus menghadirkan ketenangan, ketulusan dan kebaikan—kapan pun dan di mana pun berada.







