Paslon Tegak Lurus Prioritas Rumah Rehab Untuk Warga Bone Korban Penyalaguna Narkoba 

Berita, Daerah924 Dilihat

LEPASNEWS.COM BONE – Launching.Progran Pasangan Calon Bupati dengan Taqline ALL -IN _TEGAK LURUS -JADI mengundang Media dan Tim pendukung dalam memaparkan program 5 tahun kedepan.

Diketahui Andi Islamuddin dan Andi Irwandi Natsir calon Bupati Tahun 2024 di usung oleh 2 partai besar di negeri ini PKB dan PPP untuk menjadi peserta pilkada Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bone 2024.

Launching Program yang dilaksanakan di jalan Jendral Sudirman Kota Watampone tepatnya di Kopitiam memaparkan rencana kegiatan yang sudah dirumuskan bersama untuk Bone lebih maju.

Dihadapan para undangan media dan tim pendukung pasangan ALL IN Andi Islamuddin dan Andi Irwandi kompak menyatakan akan membangun rumah singgah or Rehab bagi warga Bone yang menjadi korban penyalagunaan narkoba.

“Benar sejak masuk tahun 2024 saya menjabat PJ bupati saya liat diberita banyak warga yang tertangkap dalam kasus narkoba ada bandar,kurir, pemakai”, jelasnya

“Bandar dan kurir tentunya lanjut dimeja Persidangan namun para pemakai dan terbukti tes urine ada positif yang di asesment TAT direhab, namun tenpat rehab di Bone tidak ada dan untuk di bawa kemakassar direhab terkadang full sehingga Polisi dah BNNK mengembalikan ke keluarga”, ucapnya

Tempat terpisah Mamat Kordinator Forbes Anti Narkoba Bone kecamatan Tanete Riattang Timur mengatakan mengapresiasi apa yang disampaikan Paslon calon bupati “TEGAK LURUS”  karna pelaku penyalagunaan narkoba sangat banyak.

“Banyak yang ditangkap di Bajoe namun barang bukti sedikit bahkan tidak ada barang bukti namun dalam tes urine positif pengguna narkoba, namun tetap dikembalikan dirumahnya karna tempat rehab dimakassar full menurut BNNK” ucapnya kesal.

Lebih lanjut ironisnya dikembalikan kerumahnya dan para pelaku tersebut dalam posisi pengawasan BNNK dan polisi tersebut berpeluang bahkan menggunakan kembali barang haram tersebut.

Saya bersama teman Forbes sangat sepakat jika ada rumah rehab di kabupaten Bone agar para korban tersebut mudah dikontrol dan juga membuka lapangan pekerjaan.

“Jika ada rumah rehab tentunya akan ada penerimaan security, tenaga pembimbing seperti ustadz dan penggiat sosial serta tenaga kesehatan mengajar dan memberikan pembibingan untuk para pengguna narkoba dan harapan tercapai setelah direhab para pengguna narkoba setelah keluar dari rumah rehab bisa mandiri dan mencari aktivitas yang tidak akan ada lagi dalam pikir untuk menggunakan narkoba jenis Sabu”, Sambungnya

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *