Terekam CCTV, Remaja Diduga Berulang Kali Gasak Uang Celengan Masjid di Bone

Berita, Daerah, Hukrim9 Dilihat

LEPASNEWS.COM BONE – Kesucian rumah ibadah kembali terusik. Dugaan pencurian uang celengan di Masjid Dahlan Wellang, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, menjadi perhatian publik setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan aksi seorang remaja beredar luas di media sosial.

Peristiwa yang diduga terjadi di lingkungan masjid tersebut memicu keprihatinan masyarakat. Pasalnya, sasaran aksi bukan hanya kotak amal yang berisi sedekah jamaah, tetapi juga fasilitas dan barang milik pengurus masjid.

Berdasarkan rekaman CCTV, remaja yang diduga sebagai pelaku terlihat datang seorang diri ke masjid. Setelah mengamati situasi dan memastikan kondisi relatif sepi, ia diduga mengambil uang dari dalam celengan masjid.

Seusai melakukan aksinya, remaja tersebut tampak memasuki salah satu ruangan di area masjid untuk menghitung uang yang diduga berhasil diambil sebelum menyimpannya ke dalam dompet.

Pengurus Masjid Dahlan Wellang, Ardiansyah, mengungkapkan bahwa aksi tersebut diduga bukan yang pertama. Menurut hasil pemantauan pengurus, remaja itu diduga beberapa kali datang ke masjid dengan berpura-pura mengikuti salat berjamaah sembari mengamati keadaan sekitar.

“Pelaku diduga memanfaatkan waktu ketika masjid mulai sepi. Bahkan pada salah satu kesempatan, pelaku diduga mematikan pembatas listrik sehingga kamera CCTV tidak dapat merekam aktivitasnya,” ujar Ardiansyah.

Tak berhenti sampai di situ, beberapa hari setelah kejadian pertama, pelaku diduga kembali mendatangi lokasi yang sama. Kali ini, selain diduga mengambil uang dari kotak amal, ia juga diduga membawa kabur satu unit telepon genggam dan sebuah jam tangan milik imam masjid yang saat itu sedang tertidur.

Pengurus masjid menduga aksi serupa telah dilakukan hingga empat kali. Modus yang digunakan pun terbilang unik. Pelaku diduga tidak merusak maupun mencongkel kotak amal, melainkan memanfaatkan gantungan baju berbahan kawat yang diambil dari ruang ganti imam.

Ujung kawat tersebut diduga dilapisi dobel tip sehingga lembaran uang di dalam celengan dapat menempel dan ditarik keluar satu per satu tanpa merusak kotak amal. Cara itu diduga membuat aksi pencurian sulit terdeteksi dalam waktu singkat.

Kasus tersebut kini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Rekaman CCTV beserta informasi yang dimiliki pengurus masjid telah diserahkan sebagai barang bukti untuk mendukung proses penyelidikan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa rumah ibadah pun tidak luput dari sasaran tindak kriminal.

Pengurus masjid mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sistem pengamanan, sehingga dana infak dan sedekah yang dititipkan jamaah tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *