Hari Khidmat Kemenhaj RI ke-1, ASN Bone Hadir Membawa Sembako dan Harapan untuk Anak Yatim

Berita, Daerah, Sosial144 Dilihat

LEPASNEWS.COM BONE – Di tengah kesibukan menjalankan tugas pelayanan kepada jamaah, keluarga besar Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bone memilih merayakan Hari Khidmat dengan cara yang sederhana, tetapi sarat makna.

Bukan sekadar tasyakuran. Bukan pula hanya seremoni. Pada momentum Hari Khidmat atau Hari Lahir Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia ke-1, Selasa, 8 September 2026.

ASN Kemenhaj Bone turun menyapa mereka yang membutuhkan, membawa paket sembako untuk anak-anak yatim dan penghuni Rumah Yatim Al Hijrah, serta sebagian masyarakat di Kabupaten Bone.

Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Khidmat Kemenhaj RI yang mengusung tema “Khidmat kepada Jamaah, Ikhlas dalam Mengabdi, Profesional dalam Melayani.”

Di tempat itu, paket-paket kebutuhan pokok diserahkan dengan penuh kehangatan. Barang yang mungkin sederhana bagi sebagian orang, bagi penerimanya dapat menjadi penguat untuk melewati hari-hari yang tidak selalu mudah.

Senyum anak-anak yatim menjadi bagian dari suasana yang menghangatkan kegiatan tersebut. Ada sembako yang berpindah tangan, ada doa yang dipanjatkan, dan ada pesan kemanusiaan yang kembali ditegaskan, bahwa pengabdian tidak selalu berbentuk pekerjaan di balik meja, tetapi juga tentang kesediaan hadir ketika masyarakat membutuhkan.

Khidmat Tak Hanya di Tanah Suci

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bone, H. Muh. Rafi As’ad, mengatakan peringatan Hari Khidmat Kemenhaj RI ke-1 bukan sekadar momentum untuk mengenang lahirnya kementerian tersebut, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.

“Khidmat kepada jamaah tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kehadiran kita di tengah masyarakat. Semoga kegiatan berbagi ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan berbagi tersebut merupakan wujud kepedulian ASN Kemenhaj Bone sekaligus upaya menghadirkan manfaat secara langsung di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan itu, semangat berbagi dan kepedulian sosial diharapkan terus tumbuh, sekaligus mempererat silaturahmi antara keluarga besar Kemenhaj Kabupaten Bone dengan masyarakat.

Sembako yang Menjadi Simbol Pengabdian

Hari Khidmat akhirnya bukan hanya tentang bertambahnya usia sebuah lembaga.

Lebih dari itu, ia menjadi pengingat bahwa setiap amanah memiliki wajah manusia. Ada jamaah yang harus dilayani, ada masyarakat yang harus diperhatikan, dan ada anak-anak yang membutuhkan uluran kepedulian.

Di Rumah Yatim Al Hijrah, semangat itu menemukan bentuknya dalam paket-paket sembako yang diberikan dengan ikhlas.

Kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama dan silaturahmi dengan anak-anak yatim. Suasana penuh kehangatan menyelimuti pertemuan itu.

Sederhana, tetapi meninggalkan pesan yang dalam: pengabdian akan terasa lebih berarti ketika manfaatnya dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

Melalui momentum Hari Khidmat Kemenhaj RI ke-1, ASN Kemenhaj Bone meneguhkan kembali komitmen untuk bekerja dengan ikhlas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan terbaik, baik kepada jamaah maupun masyarakat.

Sebab pada akhirnya, khidmat bukan hanya tentang seberapa banyak pekerjaan yang diselesaikan, tetapi tentang seberapa banyak kebaikan yang mampu ditinggalkan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *