LEPASNEWS.COM BONE – Sepuluh mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah IAIN Bone bersiap membawa nama almamater dan daerah ke panggung kompetisi Kemah Bahasa Arab V Se-Indonesia Timur.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ittihad Thullab Lugah Arabiyah DPW V tersebut akan berlangsung di STAIN Majene, Sulawesi Barat, pada 19–23 Agustus 2026.
Bukan sekadar perjalanan menuju sebuah kegiatan, keberangkatan para mahasiswa ini menjadi langkah kecil yang menyimpan harapan besar. Dari Bone, mereka membawa semangat, doa, dan nama almamater untuk dipertaruhkan dalam berbagai kompetisi yang memadukan kemampuan bahasa, seni, olahraga, serta semangat persaudaraan mahasiswa Bahasa Arab se-Indonesia Timur.
Sebanyak 10 mahasiswa PBA Fakultas Tarbiyah IAIN Bone akan mengikuti sejumlah lomba seni dan olahraga dalam rangkaian Kemah Bahasa Arab V.
Ajang tersebut diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan, menguji keberanian, sekaligus membuktikan bahwa prestasi dapat tumbuh dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah.
Pelepasan peserta dilakukan oleh Dr. Rahmatunnair, selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama IAIN Bone. Dalam sambutannya, ia berpesan agar para mahasiswa memberikan yang terbaik bagi institusi serta senantiasa menjaga nama baik almamater dan daerah Kabupaten Bone.
Menurutnya, keikutsertaan mahasiswa dalam Kemah Bahasa Arab V Se-Indonesia Timur di Sulawesi Barat bukan hanya tentang memenangkan perlombaan. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembinaan dan penguatan kompetensi mahasiswa IAIN Bone, khususnya dalam bidang bahasa Arab.
“Berikan yang terbaik untuk institusi, jaga nama baik almamater dan nama baik daerah Kabupaten Bone,” menjadi pesan penting yang mengiringi langkah para mahasiswa sebelum bertolak menuju lokasi kegiatan.
Sementara itu, Prof. Dr. Muslihin Sultan, selaku Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Bone, turut memberikan motivasi kepada para peserta. Ia berharap mahasiswa mampu menunjukkan prestasi terbaik sekaligus tetap menjunjung tinggi akhlakul karimah sebagai salah satu ciri khas mahasiswa IAIN Bone.
Ia juga menekankan bahwa Kemah Bahasa Arab V Se-Indonesia Timur hendaknya tidak hanya dipandang sebagai arena perlombaan, tetapi menjadi wadah untuk menambah pengalaman, memperluas wawasan, membangun jejaring persaudaraan, serta memperdalam ilmu, khususnya di bidang bahasa Arab.
Perjalanan menuju Majene pun bukan semata perjalanan fisik. Di dalamnya ada harapan kampus, doa keluarga, kebanggaan daerah, dan cita-cita para mahasiswa untuk mengukir prestasi.
Mereka berangkat membawa nama Bone, namun juga membawa tanggung jawab untuk menunjukkan bahwa mahasiswa PBA IAIN Bone mampu berdiri sejajar dengan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia Timur.
Di tengah semangat kompetisi, pesan untuk menjaga akhlak dan nama baik almamater menjadi bekal yang tak kalah penting. Sebab kemenangan bukan hanya tentang siapa yang berdiri paling tinggi di podium, tetapi juga tentang bagaimana seseorang menjaga sikap ketika berjuang dan tetap rendah hati ketika berhasil.
Kemah Bahasa Arab V Se-Indonesia Timur yang berlangsung 19–23 Agustus 2026 di STAIN Majene, Sulawesi Barat, akhirnya menjadi momentum bagi mahasiswa PBA IAIN Bone untuk belajar, berkompetisi, bersilaturahmi, dan mengukir pengalaman.
Dari tanah Bone mereka melangkah.
Menuju Sulawesi Barat mereka membawa harapan. Dan di setiap langkah itu, terselip satu doa: semoga perjuangan mereka berbuah prestasi, pengalaman menjadi bekal, dan nama IAIN Bone serta Kabupaten Bone semakin harum di pentas mahasiswa Bahasa Arab se-Indonesia Timur.(*)







