Selamatkan Sawah dari Kekeringan, Bupati Bone Kerahkan Tim Terpadu Bantu Petani

LEPASNEWS.COM BONE –Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Pertanian bergerak cepat menangani dampak kekeringan yang mengancam lahan persawahan milik petani. Bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, serta penyuluh pertanian, tim terpadu diterjunkan untuk membantu mengalirkan air ke sawah yang mengalami kekeringan. Jumat- 7 Agustus – 2026.

Kegiatan penyelamatan sawah dilaksanakan di dua lokasi, yakni Kelurahan Macanang dan Kelurahan Mattirowalie, pada Jumat (7/8/2026). Operasi tersebut dipimpin langsung oleh kepala dinas pertanian dalam menghadapi ancaman kekeringan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bone, Nurdin, mengatakan kondisi cuaca yang panas dan minimnya pasokan air telah menyebabkan sejumlah areal persawahan mengalami kekeringan yang berpotensi mengakibatkan gagal panen apabila tidak segera ditangani.

“Sejumlah lahan sawah saat ini mengalami kekeringan dan berisiko gagal panen. Karena itu kami bergerak cepat membantu petani agar tanaman padi tetap mendapatkan pasokan air. Ini merupakan bagian dari upaya mengantisipasi dampak El Nino,” ujar Nurdin.

Ia menjelaskan, langkah cepat tersebut juga merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri Pertanian agar seluruh jajaran pertanian hadir di tengah masyarakat ketika petani menghadapi kesulitan.

“Kami harus selaras dengan instruksi Menteri Pertanian untuk turun langsung membantu petani. Setiap ada laporan dari masyarakat, kami berupaya merespons dengan cepat agar dampaknya tidak semakin meluas,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman mengerahkan tim terpadu yang terdiri dari Dinas Pertanian, Damkar, BPBD, Dinas Sosial, dan para penyuluh pertanian untuk mempercepat penanganan kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Bone.

Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian, menyelamatkan tanaman padi yang masih dapat dipertahankan, serta mengurangi risiko kerugian yang dialami petani akibat musim kemarau dan potensi El Nino.

Ketua Kelompok Tani Lauseng Rijali Hasan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bone atas bantuan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Bone yang telah mengerahkan tim dari Dinas Pertanian dan instansi terkait untuk menyelamatkan sawah kami. Sudah sekitar dua bulan sawah kami tidak pernah dialiri air, sementara cuaca sangat panas. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkap hasan.

Pemerintah Kabupaten Bone menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan serta memperkuat koordinasi lintas sektor agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat demi menjaga ketahanan pangan daerah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *