Duka Sanrangeng Belum Usai, PSI Bone Turun Membawa Bantuan untuk Korban Kebakaran

Berita, Daerah, Sosial28 Dilihat

LEPASNEWS.COM, BONE – Asap mungkin telah menghilang dari langit Sanrangeng, namun luka akibat kebakaran masih terasa di tengah keluarga-keluarga yang kehilangan tempat tinggal.

Di tengah suasana duka itu, jajaran DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bone turun langsung menemui warga terdampak kebakaran di Desa Sanrangeng, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Minggu (13/9/2026).

Ketua DPD PSI Bone Andi Sinrang, bersama rombongan membawa bantuan untuk warga yang menjadi korban musibah. Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan warga setelah kehilangan harta benda akibat kebakaran.

Di tengah rumah-rumah yang porak-poranda dan keluarga yang masih menyimpan duka, kehadiran tersebut menjadi pesan bahwa para korban tidak menghadapi musibah seorang diri.

Andi Sinrang menyampaikan bahwa PSI Bone turut merasakan kesedihan yang dialami warga Sanrangeng,menurutnya bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat mengganti seluruh kerugian yang dialami korban, namun diharapkan dapat sedikit meringankan beban mereka.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah kebakaran. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak,” ujar Andi Sinrang.

Kebakaran sebelumnya terjadi di kawasan permukiman warga yang berada di perbatasan Desa Sanrangeng dan Desa Sailong, Kecamatan Dua Boccoe, Sabtu (12/9/2026).

Berdasarkan data penanganan kebakaran yang dihimpun, sebanyak 13 rumah terdampak. Dari jumlah tersebut, 10 rumah dilaporkan ludes terbakar, sedangkan tiga rumah lainnya terdampak.

Musibah itu tidak hanya meninggalkan kerugian material. Satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Di balik puing-puing itu terdapat tempat berteduh, barang-barang berharga, kenangan keluarga, hingga kehidupan yang selama ini dibangun dengan susah payah.

Andi Sinrang juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia serta seluruh warga yang terdampak.

“Kami turut berduka atas musibah yang terjadi. Semoga keluarga korban yang meninggal dunia diberikan ketabahan, dan warga yang terdampak dapat segera bangkit serta kembali menjalani kehidupan seperti biasa,” katanya.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kepedulian sosial PSI Bone terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

Kebakaran telah merenggut banyak hal dalam waktu singkat. Namun di tengah kehilangan itu, kepedulian dari berbagai pihak terus berdatangan.

Bantuan yang disalurkan menjadi pengingat bahwa setelah api padam, masih ada pekerjaan panjang untuk memulihkan kehidupan para korban.

Desa Sanrangeng hari ini bukan hanya tentang rumah-rumah yang terbakar namun tentang keluarga yang sedang berusaha berdiri kembali.

Tentang tangan-tangan yang datang membawa kepedulian ketika para korban sedang membutuhkan kekuatan untuk memulai kembali kehidupan mereka.

Sebab ketika api meninggalkan puing, kepedulianlah yang diharapkan mampu menyalakan kembali harapan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *