Markah Baru Dugaan Pemerasan Yang Dilakukan Arfan Rahman Menyebut Nama Lelaki Inisial ARM Menikmati Uang 

Berita, Daerah, Hukrim401 Dilihat

LEPASNEWS.COM BONE- Kasus pemerasan yang dialami Sri Fadilla bersama suaminya terus bergulir dan muncul nama lelaki Inisial ARM turut menikmati uang hasil pemerasan yang di duga dilakukan Arfan Rahman alias Appang

Kini Arfan Rahman terlapor di Mapolres Bone terkait dugaan pemerasan yang dilakukan terhadap pengusaha kosmetik

Pria berinisial, ARM diduga kuat ikut menikmati hasil dugaan tindak pemerasan yang dilakukan oleh terlapor, Arfan Rahman.

Sedikitnya ada dua fakta yang terungkap menjadi indikasi keterlibatan sosok, ARM.

Pertama, saat Forum Bersama (Forbes) menginterogasi Arfan Rahman dihadapan korban dan beberapa anggota Forbes dan wartawan Senin 30 Juni 2025 lalu Arfan Rahman menyebut bahwa uang yang 8 juta mengatas namakan Media, uang tersebut saya kasi juga lelaki ARM

“Saya termasuk saksi, waktu diinterogasi Arfan mengakui bahwa sebagian uang diserahkan ke ARM juga,” ungkap salah seorang anggota Forbes Bone.

Korban, Sri Fardila akrabnya Dilla,  juga mengaku bahwa ARM pernah mengirimkan link berita kasus kosmetik ilegal kepada salah seorang pengecernya.

“Namun pengecer menjawab bahwa, tidak kaitannya dengan kami. Ini yang diberitakan kosmetik ilegal sedangkan kami legal tidak ada hal yang dilanggar,” ungkap Sri Fardila meniru perkataan pengecernya.

Diberitakan sebelumnya, Laporan dugaan tindak pidana yang mengarah ke, Arfan Rahman (38) bertambah. Setelah sebelumnya seorang pengusaha kosmetik bernama, Sri Fardila Binti Tajuddin (27) dengan dugaan pemerasan yang menyebabkan kerugian belasan juta.

Kini, Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Kabupaten Bone melaporkan dugaan penghinaan yang dilakukan oleh Arfan. Penghinaan yang dimaksud yakni melakukan tindak pidana dengan mengatasnamakan organisasi Forbes.

Informasi yang diterima Forbes secara resmi membuat laporan melalui Sekretaris Umum didampingi kuasa hukumnya. Laporan Forbes telah diterima dengan nomor: LP /419/ VI|/ 2025 / SPKT I/ RES BONE, tanggal 01 Juli 2025.

Lebih jauh dalam laporan itu, Arfan Rahman diduga kuat menghubungi korban kemudian menyampaikan bahwa kursi di Sekretariat Forbes masih kurang.

Dilla kemudian menyerahkan uang kepada Arfan Rahman dengan cara ditransfer sebesar Rp1,6 juta. Pihak Forbes memastikan bahwa permintaan uang itu untuk kepentingan pribadi Arfan.

Setelah mengetahui ulah dari Arfan Rahman, Ketua Forbes Anti Narkoba Kabupaten Bone, Dr.H.A. Singkeru Rukka, MH menginstruksikan agar secara lembaga melaporkan aksi untuk diproses secara hukum.

Sementara itu, Arfan Rahman didampingi kerabatnya sempat ingin mengganti uang korban yang telah diambil. Namun upaya itu ditolak, dan pihak korban memutuskan untuk melanjutkan proses hukum.

“Betul, Arfan Rahman didampingi keluarganya datang ke rumah korban pada Selasa 1 Juli 2025 malam lalu.

Dia datang membawa uang namun korban tidak mau menerima dengan alasan ingin permasalahan tersebut diselesaikan secara hukum,” ungkap sumber lepasnews.com Sebelumnya,

Diketahui Arfan Rahman alias Appang melakukan Aksi dugaan pemerasan mengatasnamakan Media dengan mendapatkan uang dari korban 8 juta,

Mengatasnamakan orang dari Polda Sulsel menanggung sewa kamar hotel 1,4juta dan mengatasnamakan Forbes Anti Narkoba Untuk pembelian kursi plastik 20buah dengan harga 1,6juta total dana 11Juta Rupiah.(*)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *