Polres Bone Kerahkan Personel di 21 SPBU, Cegah Antrean BBM Meluber ke Jalan

Berita, Daerah, Pantauan34 Dilihat

LEPASNEWS.COM BONE – Kepolisian Resor (Polres) Bone meningkatkan pengamanan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sebagai langkah antisipasi meningkatnya antrean kendaraan dan potensi penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM).

Pengamanan tersebut dilaksanakan secara serentak pada Rabu (19/8/2026) di 21 titik SPBU yang berada dalam wilayah hukum Polres Bone. Kegiatan itu mencakup pengaturan lalu lintas, pemantauan aktivitas kendaraan, hingga pengawasan terhadap proses pendistribusian BBM kepada masyarakat.

Kabag Ops Polres Bone, Kompol Amir Mahmud, S.Sos., M.M., mengatakan pengerahan personel dilakukan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Bone Nomor Sprin/961/VIII/OPS.4.5/2026.

Menurutnya, peningkatan jumlah kendaraan yang datang mengisi BBM berpotensi menimbulkan antrean panjang. Kondisi tersebut dikhawatirkan meluas hingga badan jalan dan mengganggu kelancaran lalu lintas.

“Peningkatan volume kendaraan yang melakukan pengisian BBM menimbulkan antrean kendaraan di dalam maupun di sekitar area SPBU yang berpotensi menghambat kelancaran arus lalu lintas,” ujar Amir.

Sebanyak 21 SPBU yang menjadi lokasi pengamanan yakni SPBU Ahmad Yani, Palakka, Biru, Cabalu, Cellu, Agus Salim, Karella Lapawawoi, Palanga, Ulaweng, Lamuru, Karella Mare, Bojo Kajuara, Lompu Kajuara, Labombo Libureng, Bance’e Libureng, Kahu, Dua Boccoe, Lapri, Cina, APMS Pattiro Bajo, dan Tokaseng.

Di lapangan, personel kepolisian mengatur kendaraan yang masuk maupun keluar dari kawasan SPBU. Petugas juga mengarahkan posisi antrean agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya sekaligus mencegah terjadinya penumpukan kendaraan yang dapat memicu kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas.

Tak hanya soal kelancaran arus kendaraan, pengawasan juga diarahkan pada proses pelayanan BBM. Polisi memantau aktivitas konsumen untuk mengantisipasi adanya pembelian berulang, penggunaan wadah yang tidak sesuai ketentuan, serta kemungkinan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pendistribusian BBM tetap berjalan tertib dan tepat sasaran, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar SPBU.

Polres Bone menyatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, terutama di tengah meningkatnya aktivitas kendaraan yang membutuhkan BBM.

Hingga kegiatan pengamanan berakhir, situasi di seluruh lokasi yang dipantau personel kepolisian dilaporkan berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan lancar.

“Situasi secara umum aman, tertib, dan lancar,” pungkas Amir.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *