Meja Hijau Membara, 128 Atlet Billiard Lintas Daerah Adu Presisi di The Sultan Bone

Berita, Daerah, Olahraga28 Dilihat

LEPASNEWS.COM BONE – Bola biliar bergulir, stik diayunkan, dan mata para atlet tertuju pada satu sasaran. Di atas meja hijau, ketenangan menjadi senjata, presisi menjadi kunci, sementara satu kesalahan kecil dapat mengubah kemenangan menjadi kekalahan.

Atmosfer kompetisi itulah yang mewarnai Open Tournament Biliar 1st Anniversary The Sultan Pool dan Cafe jalan Poros Pelabuhan Bajoe di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Turnamen yang berlangsung 9–16 Agustus 2026 tersebut diikuti 128 peserta lintas daerah, dengan total hadiah mencapai Rp121.200.000.

Ajang olahraga tersebut digelar dalam rangka memperingati satu tahun berdirinya The Sultan Pool & Cafe, berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone.

Pertandingan tidak hanya diikuti atlet dari Kabupaten Bone. Sejumlah peserta datang dari berbagai daerah, termasuk Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan hingga Sulawesi Barat.

Turnamen dibuka sekaligus ditutup oleh Ketua POBSI Kabupaten Bone yang juga Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bone, H. Andi Promal Pawi, S.T., M.Si.

Dalam sambutannya, Andi Promal Pawi mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen tersebut bukan sekadar perebutan hadiah, tetapi sebagai ruang mengasah kemampuan dan mental bertanding.

“Selamat datang dan selamat berlomba, nikmati olahraganya, nikmati capaian prestasinya.”

Ia secara khusus mendorong atlet-atlet asal Sulawesi Selatan yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 untuk memanfaatkan turnamen tersebut sebagai bagian dari proses peningkatan kemampuan.

“Silakan jadikan turnamen ini untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding,” pesannya.

Porprov Sulawesi Selatan XVIII 2026 sendiri direncanakan berlangsung pada 7–14 November 2026, dengan Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo menjadi tuan rumah bersama.

Menurut Andi Promal Pawi, keberadaan turnamen biliar lintas daerah di Bone menjadi bagian dari geliat olahraga sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bone sebagai daerah yang mampu menjadi tuan rumah berbagai event olahraga.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran panitia The Sultan Pool & Cafe yang telah menggelar kejuaraan tersebut.

“Terima kasih tim The Sultan Pool & Cafe sudah menggelar turnamen biliar ini, semoga berlanjut terus,” ujarnya.

Ketua Panitia Andi Muhammad Dzaki Sultan Pawi, S.H., mengatakan Open Tournament Biliar 1st Anniversary The Sultan Pool & Cafe dirancang untuk meningkatkan prestasi dan kualitas atlet biliar daerah.

Selain itu, kejuaraan tersebut menjadi wadah silaturahmi bagi pecinta dan atlet biliar dari berbagai daerah serta mendorong perkembangan olahraga biliar yang sportif, profesional dan berprestasi,sebanyak 128 peserta ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Besarnya daya tarik turnamen terlihat dari sebaran peserta yang datang dari luar Bone, termasuk atlet dari Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Total hadiah Rp121.200.000 menjadi magnet tersendiri dalam pertarungan di atas meja hijau, dengan rincian:

Juara 1: Rp50.000.000 + trofi

Juara 2: Rp20.000.000 + trofi

Semifinalis: Rp8.000.000 + trofi

8 Besar: Rp3.000.000

16 Besar: Rp1.500.000

32 Besar: Rp700.000

Pertandingan berlangsung sesuai jadwal dan regulasi yang ditetapkan panitia. Nilai sportivitas, kejujuran dan fair play menjadi bagian penting dalam setiap laga.

Panitia juga menghadirkan wasit berkompeten untuk memastikan pertandingan berlangsung tertib, objektif dan profesional.

Idris Kadir Keluar sebagai Juara,Setelah melewati rangkaian pertandingan dan persaingan sengit, Idris Kadir dari POBSI Makassar berhasil keluar sebagai juara pertama.

Posisi kedua ditempati Alif dari Soppeng.Sementara itu, posisi juara tiga bersama diraih Gugun BTL, atlet POBSI Sidrap, dan Heri Apong, atlet senior asal Samarinda.

Empat atlet lainnya yang berhasil menembus babak delapan besar yakni Saddang sebagai atlet tuan rumah, Aldi 168, Yudi Prasetyo asal Palu, serta Anugrah asal Kendari.

Bagi Kabupaten Bone, turnamen tersebut bukan hanya tentang siapa yang membawa pulang hadiah terbesar. Lebih jauh, ajang itu menjadi panggung untuk mempertemukan kemampuan, pengalaman dan mental para atlet dari berbagai penjuru daerah.

Satu demi satu bola menggelinding, satu demi satu pertandingan berakhir. Namun dari meja hijau The Sultan Pool & Cafe, tersisa sebuah pesan: prestasi lahir dari keberanian bertanding, ketekunan berlatih dan ketenangan menghadapi tekanan.

Andi Muhammad Dzaki Sultan Pawi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bone atas dukungannya terhadap pelaksanaan turnamen.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, serta Ketua KONI, atas dukungan terhadap kegiatan tersebut.

“Semoga kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi agenda berkelanjutan dalam melahirkan atlet-atlet biliar yang mampu mengharumkan nama daerah,” pungkas Andi Muhammad Dzaki Sultan Pawi.

Di Bone, bola-bola kecil itu mungkin hanya bergulir di atas meja hijau. Tetapi dari sana, mimpi besar para atlet mulai diarahkan—menuju prestasi, menuju panggung Porprov, dan menuju nama daerah yang lebih harum di kancah olahraga Sulawesi Selatan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *