LEPASNEWS.COM, BONE – Bahaya narkoba tidak selalu datang dengan suara keras. Ia bisa menyusup perlahan, merenggut masa depan, memutus harapan keluarga, bahkan menghancurkan cita-cita seorang anak bangsa.
Pesan itulah yang mengemuka dalam Seminar Anti Narkoba yang digelar Posko 104 KKN IAIN Bone di SMAN 19 Bone, Desa Masago, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone.
Mengusung semangat “Katakan Tidak pada Narkoba!”, kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi masyarakat dan pelajar, khususnya generasi muda, untuk memahami bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus membangun keberanian menolak segala bentuk pergaulan yang dapat menjerumuskan ke dalam lingkaran narkoba.
Sebanyak delapan mahasiswa KKN IAIN Bone Posko 104 terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka membawa pesan bahwa narkoba bukan solusi atas persoalan kehidupan, melainkan ancaman yang dapat menghancurkan kesehatan, pendidikan, keluarga, masa depan hingga cita-cita generasi muda.
Mahasiswa KKN IAIN Dorong Kesadaran Pelajar
Koordinator Desa (Kordes) Posko 104 KKN IAIN Bone, Arya Saputra, berharap seminar tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, edukasi mengenai bahaya narkoba harus terus dilakukan agar pelajar dan masyarakat memiliki pemahaman serta keberanian untuk menolak penyalahgunaan narkotika.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama generasi muda, tentang bahaya narkoba. Jangan sampai narkoba merusak masa depan yang sedang mereka bangun,” harap Arya Saputra.
Menurutnya, generasi muda memiliki perjalanan panjang untuk meraih cita-cita. Karena itu, lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba menjadi salah satu modal penting untuk membangun masa depan.
Forbes: Narkoba Musuh Negara dan Semua Kalangan
Pesan lebih tegas disampaikan Ketua Forbes Anti Narkoba Bone, Andi Singkeru Rukka. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar, sekolah dan keluarga, untuk tidak memberikan ruang bagi peredaran maupun penyalahgunaan narkoba.
“Lawan narkoba, karena narkoba adalah musuh negara, musuh kita semua,” tegas Andi Singkeru Rukka.
Ia menegaskan, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Pencegahan membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat di tingkat desa.
Menurutnya, sekolah memiliki posisi strategis dalam membangun karakter generasi muda. Edukasi sejak dini diharapkan mampu membuat pelajar memahami konsekuensi penyalahgunaan narkoba dan berani mengambil sikap ketika berhadapan dengan ajakan yang berpotensi menjerumuskan.
Digelar di SMAN 19 Bone
SMAN 19 Bone sebagai lokasi kegiatan menjadi bagian penting dari upaya menyampaikan pesan anti narkoba langsung kepada generasi muda di lingkungan pendidikan.
Di tempat tersebut, mahasiswa KKN IAIN Bone bersama Forbes Anti Narkoba Bone mengajak para pelajar untuk tidak sekadar mengetahui bahaya narkoba, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengatakan tidak.
Sebab, ancaman narkoba bukan hanya persoalan hukum. Di balik satu keputusan untuk mencoba, dapat terbuka jalan panjang menuju ketergantungan, rusaknya hubungan keluarga, terganggunya pendidikan dan hilangnya masa depan.
Masa Depan Jangan Dipertaruhkan
Seminar Anti Narkoba di SMAN 19 Bone, Desa Masago, Kecamatan Patimpeng, menjadi pengingat bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tentang menangkap pelaku atau memutus jaringan peredaran. Perjuangan juga harus dilakukan dari hulu melalui edukasi dan pencegahan.
Ketika seorang anak terjerumus narkoba, yang terluka bukan hanya dirinya. Keluarga dapat kehilangan harapan, pendidikan bisa terputus, dan masa depan yang telah dibangun bertahun-tahun dapat runtuh dalam sekejap.
Karena itu, generasi muda diajak mengambil sikap sederhana tetapi menentukan: berani berkata tidak.
Tidak pada narkoba.
Tidak pada kehancuran.
Tidak pada masa depan yang suram.
Sebaliknya, mereka didorong memilih jalan kehidupan yang sehat dan belajar, berkarya, mengembangkan potensi, mengejar cita-cita dan menjadi generasi yang mampu membawa perubahan bagi keluarga, masyarakat dan bangsa.
Seminar Anti Narkoba Posko 104 KKN IAIN Bone bersama Forbes Anti Narkoba Bone di SMAN 19 Bone akhirnya meninggalkan satu pesan kuat:
Masa depan terlalu berharga untuk dipertaruhkan dengan narkoba.(*)












